Monday, November 30, 2015

Nox APP Player - Emulator Android Dengan Fitur Komplit !

Nox APP Player Logo

Nox APP Player - Emulator Android Dengan Fitur Komplit !

Nama Software : Nox APP Player
Developer : Beijing Duodian Online Science and Technology Co., Ltd
Website : http://en.bignox.com/

Nox APP Player merupakan salah satu emulator Android terbaru dengan fitur yang lumayan komplit. Sama seperti emulator lainnya, dengan Nox APP Player kalian dapat memainkan berbagai macam aplikasi serta game android di PC. Mengklaim sebagai salah satu emulator android yang terbaik, tampaknya Nox APP Player menjadi penantang serius untuk BlueStacks yang saat ini masih menjadi "Raja" dari Emulator Android. 

Nox APP Player memiliki fitur sebagai berikut :

- Support prosessor Intel dan AMD.
- Support berbagai macam OS Windows termasuk Windows 10.
- Dibuat berdasarkan Android 4.4.2 KitKat.
- Support perangkat Input, Output, Gamepad.
- Multiplayer Mode.
- Mampu mengatur resolusi, CPU serta penggunaan RAM.

Persyaratan Sistem Nox APP Player

OS : Windows XP SP3 / Windows 7 / Windows 8 / 8.1 / Windows 10.
Prosessor : Intel / AMD Dual Core ( Disarankan Intel ) dan sudah support Virtualisasi.
RAM : 2 GB ( Direkomendasikan lebih dari 2 GB ).
Directx : 9.0c
OpenGL 2.0+
Ruang Kosong Hardisk : 1 GB

Installasi Tidak Ribet

Nox APP Player memiliki proses installasi yang tidak rumit, tentunya apabila persyaratan diatas memenuhi. Yang perlu kalian lakukan hanyalah :

1. Menjalankan installer dari Nox App Player
2. Klik Install
3. ???
4. Selesai !

Selama proses installasi kalian tidak akan ditawarkan aplikasi-aplikasi sampah ( junkware / adware ) yang harus diinstall di PC kalian. Proses installasi pun tidak berlangsung lama, hanya beberapa menit saja. Kalian bisa langsung menjalankan Nox App Player setelah selesai install dengan menekan tombol Start. 

Installasi Nox APP Player

Installasi Nox APP Player

Installasi Nox APP Player

Tampilan yang Menarik

Yang saya suka dari Nox App Player adalah tampilan aplikasinya yang outstanding. Tidak seperti emulator android lainnya, Nox App Player menawarkan tampilan yang lebih bersih serta beberapa akses ke fitur Nox App Player yang mudah diakses.

Desktop Nox APP Player

Fitur Segudang !

Salah satu keunggulan dari Nox APP Player adalah fiturnya yang seabrek. Jika kalian lihat pada bagian sebelah kanan Nox APP Player, terdapat sebuah charm bar yang berguna untuk mengakses beberapa fitur Nox APP Player. Charm Bar tersebut bisa disembunyikan ( hide ) atau ditampilkan.

Charm Bar Nox APP Player

Kelebihannya adalah :

- Google Play Store yang otomatis sudah terinstall, 
- Mendukung Gamepad serta Controller
Drag & Drop file APK langsung dari PC ke Nox APP Player.
Import Export file dari PC ke Nox APP Player atau sebaliknya dengan mudah.
- Dan masih banyak lagi.

Kalian juga bisa langsung mengakses fitur yang ada di Charm Bar Nox APP Player melalui shortcut dibawah ini :

Shake - Ctrl + 1 : Fungsinya untuk menggetarkan Nox APP Player

Keyboard Control - Ctrl + 2 : Akses aplikasi di Nox APP Player hanya melalui keyboard.

Screen Capture - Ctrl + 3 : Mengambil gambar yang ada di Nox APP Player.

Virtual Location - Ctrl + 4 : Akses lokasi virtual ( mapping location ).

My Computer - Ctrl + 5 : Mengakses file yang ada di PC ke Nox APP Player ( import & export ). Kalian bisa memasukkan dan mengambil file dengan berbagai macam tipe file seperti gambar, APK dan macam file lainnya

Import / Export File Nox APP Player

Perlu diingat setiap file yang di sharing antara Nox App Player dan PC kalian terletak pada lokasi dibawah ini :

C:\Users\Nama PC\Documents\Nox_share

Full Screen - Ctrl + 6 : Nox APP Player dengan mode full screen.

Volume- - Ctrl + 7 : Memperkecil Suara

Volume+ - Ctrl + 8 : Memperbesar Suara

Close Application - Ctrl + 9 : Mematikan aplikasi yang berjalan.

Add APK File Ctrl + + : Menambahkan file APK dari PC ke Nox APP Player ( bisa drag & drop juga ! ).
Drag Drop Nox APP Player

Pengaturan Aplikasi Sangat Mudah

Ini juga salah satu kelebihan dari Nox APP Player, kalian bisa dengan mudah mengatur pengaturan yang ada di Nox APP Player. Nox App Player membagi fitur setting menjadi 3 bagian, general, advanced dan properties.

Untuk mengakses semua fitur pengaturan diatas, kalian cukup klik ikon gear yang terletak pada pojok kanan atas Nox APP Player. Jangan lupa setelah selesai menyetting ulang, kalian restart Nox APP Player milik kalian.

Nox APP Player Settings

Kalian bisa mengatur pengaturan dibawah ini.

- Mengatur ukuran layar.
- Mengatur Mode Root ( Root atau Non-Root ).

Root Nox APP Player

- Mengatur IMEI, Tipe Manufaktur.

Nox APP Player

- Mengatur performa pada PC, fitur ini sangat cocok dengan PC dengan spek cukup rendah, kalian bisa mengatur besarnya RAM, jumlah Core pada CPU. Terdapat 3 buah mode dalam pengaturan ini yakni low, middle, dan high.

Nox APP Player

Jalankan 2 Emulator atau Lebih Secara Bersamaan !

Satu lagi fitur yang cukup menarik dari Nox APP Player, kalian bisa menjalankan 2 buah atau lebih Nox APP Player secara bersamaan ! Wow ! sebelumnya fitur ini hanya ada di beberapa emulator Android saja.

Untuk membuat 2 buah / emulator Nox APP Player di PC yang perlu kalian lakukan :

1. Klik pada ikon Nox APP Player Multi-Drive pada Desktop.

Nox APP Player Multi Drive

2. Lalu kalian klik Add Emulator dan selesai.

Nox APP Player MultiPlayer

Kalian bisa mengubah nama profil emulator Nox APP Player kalian dengan bebas.

Nox APP Player

Namun perlu diingat, fitur ini direkomendasikan dengan PC yang memiliki spek yang medium ( Minimal RAM 3 atau 4 GB ) tujuannya agar tidak terjadi lag.

Kesimpulan

Overall, saya cukup puas dengan adanya Nox APP Player, walaupun ketika saya memainkan beberapa game secara bersamaan masih mengalami lag, tentunya hal ini bisa terobati dengan fitur-fiturnya yang cukup komplit & legit. Keuntungan lain dari Nox APP Player juga kalian tidak perlu membayar sepeser pun untuk menggunakannya, tidak harus menginstall aplikasi-aplikasi secara paksa serta tidak perlu repot-repot untuk melakukan rooting.

Penasaran dengan Nox APP Player ? Kalian bisa mencobanya langsung melalui situs resminya :)

5 Media Player Gratis Terbaik Pengganti Windows Media Player

5 Media Player Gratis Terbaik Pengganti Windows Media Player

Windows sebagai sistem operasi memang sudah menyertakan berbagai macam fitur yang cukup lengkap termasuk untuk memainkan berbagai macam file audio ataupun video. Windows Media Player adalah software multimedia bawaaan Windows. Windows Media Player dapat memutar berbagai macam file audio dan video. Namun seperti yang kita tahu, Windows Media Player tidak dapat memutar beberapa macam tipe file, hal ini menjadi salah satu kekurangan yang ada di Windows Media Player. 

Nah, kalau kalian merasa kurangnya fitur yang ada di Windows Media Player, ada baiknya kalian mencoba berbagai macam alternatif aplikasi Media Player dibawah ini. 

1. Daum PotPlayer

Daum PotPlayer adalah salah satu aplikasi media player terbaik. PotPlayer juga bersifat gratis, ringan, mudah digunakan, serta mendukung berbagai macam Sistem Operasi Windows mulai dari Windows XP hingga Windows 10. Selain itu PotPlayer juga memiliki banyak sekali fitur.


Soal performa jangan ditanya, PotPlayer mendukung teknologi DXVA, CUDA, QuickSync. Selain itu Daum PotPlayer mendukung berbagai macam format file subtitle seperti SMI & SRT. Daum PotPlayer juga sudah menginstall berbagai macam codec yang dibutuhkan untuk memutar berbagai macam format file. Tidak adanya ad-ware dalam Daum PotPlayer menjadikan Daum PotPlayer sebagai salah satu aplikasi media player terbaik saat ini.

2. VLC Media Player

VLC Media Player atau yang biasa disebut dengan VLC, merupakan salah satu software pemutar audio / video yang berbasis open-source, gratis serta support berbagai macam sistem operasi termasuk Android !

VLC Media Player

Kalian pastinya sudah tidak asing lagi dengan media player legendaris yang satu ini, VLC Media Player mampu memutar berbagai macam format file audio / video. Tampilannya yang tidak terlalu ribet dan mudah digunakan membuat VLC Media Player banyak digemari banyak kalangan.

Kalian juga bisa dengan mudah mengganti berbagai macam skin yang ada di VLC Media Player apabila kalian merasa bosan dengan tampilan VLC Media Player.

Homepage : http://videolan.org

3. MPC-HC ( Media Player Clasic - Home Cinema )

Media Player Clasic - Home Cinema atau disingkat MPC-HC adalah aplikasi media player yang sangat ringan digunakan. Namun jangan salah, walaupun ukurannya lebih kecil dibandingkan media player diatas, MPC-HC tidak kalah dalam memutar berbagai macam file audio/video.

MPC-HC ( Media Player Clasic - Home Cinema )

Tampilannya yang lebih bersih serta sangat enak dipandang, membuat MPC-HC sangat layak untuk digunakan. Kalian yang mempunyai spesifikasi PC / Laptop yang rendah jangan khawatir karena MPC-HC sangat ringan untuk digunakan. MPC-HC juga support berbagai macam Sistem Operasi termasuk adanya versi 64-bit yang lebih powerful dibandingkan versi 32-bit.

Homepage : https://mpc-hc.org

4. KMPlayer

Dinomor 4 kita mendapat KMPlayer. KMPlayer sama seperti media player lainnya yang bisa memutar berbagai macam format file audio / video. Salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh KMPlayer adalah mampu memainkan file 3D, 2K, 4K hingga UHD !

KMPlayer

Sayangnya dalam installer KMPlayer kita ditawari berbagai macam ad-ware yang menjadi nilai minus dari KMPlayer

5. GOM Player

GOM Player dibuat oleh GOM Lab. GOM Player support berbagai macam format file seperti AVI, DAT, MPEG, DivX, XviD, WMV, ASF, termasuk MKV, FLV dan masih banyak lagi. GOM Player juga salah satu media player dengan performa impresif. Salah satu fitur yang menarik dari GOM Player adalah kalian bisa membuka file video yang belum selesai didownload secara full. Kalian pengguna GOM Player juga bisa mengganti berbagai macam skin untuk GOM Player agar tampilannya menjadi lebih menarik.

GOM Player

Sayangnya GOM Player memiliki kekurangan yang sama dengan KMPlayer karena GOM Player juga disusupi dengan ad-ware serta iklan-iklan yang menurut sebagian orang ( termasuk saya ) cukup mengganggu. Namun dibalik kekurangannya GOM Player tetap layak untuk digunakan.


Well, itulah dia beberapa software multimedia terbaik untuk Windows. Memang ada beberapa pilihan lain diluar sana termasuk versi yang berbayar, namun apakah layak selama masih ada yang gratis, powerful, kita membuang-buang uang hanya untuk media player ?

Kalau kalian memakai yang mana ? Silakan share pengalaman kalian seputar Media Player Gratis Terbaik Pengganti Windows Media Player di kolom komentar,

Images by google.

Sunday, November 29, 2015

Windows Update MiniTool - Atur Update Windows 10 Dengan Mudah !

Windows Update MiniTool

Windows Update MiniTool - Atur Update Windows 10 Dengan Mudah !

Windows Update adalah salah satu cara yang dilakukan oleh Microsoft untuk menambal bug, error atau juga menambahkan fitur terbaru pada sistem operasi besutannya. Berbeda dengan versi Windows sebelumnya di Windows XP hingga Windows 8.1, pada Windows 10 Microsoft tidak membebaskan penggunanya untuk memilih update yang diinginkan, memang kalian bisa menunda update dari Microsoft, namun terkadang beberapa Windows Update malah terkadang menyebabkan masalah baru pada sistem operasi Windows, oleh karena itu beberapa pengguna Windows lebih memilih untuk tidak menginstall update kedalam OS miliknya.

Untungnya terdapat sebuah aplikasi portable buatan seorang programmer Russia dari forum ru-board bernama stupid_user, namanya Windows Update MiniTool. Windows Update MiniTool adalah aplikasi mini yang berguna untuk mengatur Update Windows yang ada di Windows 10. Dengan adanya Windows Update MiniTool kalian bisa melakukan hal dibawah ini :

• Mengecek Windows Update.
• Mendownload Windows Update.
• Menginstall Windows Update.
• Menghapus Windows Update.
• Menyembunyikan Windows Update yang tidak diinginkan.
• Mendapatkan akses langsung dari file Windows Update seperti *.cab / *.Exe / *.Psf.
• Melihat history Windows Update.
• Mengatur Konfigurasi Windows Update.

Tidak Perlu Diinstall !

Windows Update MiniTool bersifat portable, artinya kalian tidak perlu repot-repot menginstall aplikasi ini, tinggal download --> ekstrak --> jalankan !. Windows Update MiniTool juga tersedia dalam 2 versi, versi 32-bit ( x86 ) dan 64-bit ( x64 ), jadi kalian bisa menggunakan Windows Update MiniTool sesuai dengan Sistem Operasi yang kalian gunakan.

Tampilan yang Mudah & Ramah Pengguna

Tampilan program Windows Update MiniTool sangatlah ramah bagi pengguna, bahkan buat newbie sekalipun !. Kalian tidak akan kerepotan menggunakan program yang sangat keren ini. 

Windows Update MiniTool

Kalian bisa dengan mudah mengecek Update apa saja yang harus diinstall kedalam Windows 10. Kalian juga bisa mendownload update Windows tanpa harus menginstallnya dan beberapa lagi fitur keren lainnya.

Bongkar Kebiasaan Update di Windows 10 !

Windows Update MiniTool membongkar kebiasaan Update yang ada di Windows 10. Kalau kalian belum tahu, Windows 10 akan secara otomatis mendownload update yang hadir dari Microsoft

Windows Update MiniTool

Oleh karena itu Windows Update MiniTool mampu mengatur memiliki kelebihan lain yakni mampu mengatur mode update Windows 10 yang didbagi kedalam beberapa mode yakni :
  • Disabled : Windows Update tidak ada yang dicek, didownload atau diinstall. 
  • Automatically - Windows Update akan dicek, didownload dan diinstall secara otomatis.
  • Just download - Windows Update akan dicek, namun tidak didownload. Dan setelah download selesai akan muncul sebuah pesan.
  • Notification Mode - Windows Update hanya akan dicek dan akan muncul pesan ke pengguna, namun tidak di download ataupun diinstall. 
  • Scheduled - Windows Update akan diinstall di spesifikasi waktu tertentu ( penjadwalan ).
Sayangnya ada satu kekurangan yang ada pada program ini yakni ketika kita memilih salah satu mode diatas, pengaturan default di Windows Update tidak akan bisa diatur lagi. Jika kalian buka pada Windows Update Settings --> Advanced Settings akan muncul pesan Some Settings are Managed by Your Organization

Namun kalian tidak perlu khawatir, kalian bisa kembali merubahnya secara default dengan cara membuka registry editor pada kotak pencarian Windows 10, lalu arahkan kelokasi berikut :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\WindowsUpdate\AU

Dibagian panel sebelah kanan pada "NoAutoUpdate" ubah angkah 0 menjadi 1

Kesimpulan

Windows Update MiniTool ini sangat berguna buat kalian yang ingin memiliki kontrol penuh terhadap Windows Update di Windows 10 terlepas dari satu kekurangan diatas. Memang sampai saat ini Windows Update MiniTool belum mendukung Bahasa Indonesia, tapi aplikasi ini sudah cukup berguna. Jika kalian berminat untuk menggunakannya, bisa mendownload Windows Update MiniTool dibawah. Selamat mencoba :)

Download Disini.

Wednesday, November 25, 2015

Cara Install Mac OS X El Capitan 10.11 di VMware Workstation

OS X El Capitan VMware Workstation

Cara Install Mac OS X El Capitan 10.11 di VMware Workstation

Mac OS X El Capitan adalah sistem operasi keluaran Apple Inc. melanjutkan kesuksesan dari Mac OS X Yosemite. Sistem Operasi OS X memang hanya ditujukan untuk perangkat milik Apple seperti Macbook Pro, Macbook Air dan sebagainya. Namun kalian juga bisa menginstall Mac OS X El Capitan kedalam PC / Laptop non Apple. Kegiatan tersebut dinamakan Hackintoshing. 

Melakukan proses installasi OS X kedalam PC / Laptop biasa lumayan rumit untuk yang belum pernah melakukannya, hal ini berbeda dengan Sistem Operasi Windows atau Linux yang memang ditujukan untuk berbagai macam PC / Laptop.

Sebelum melakukan Hackintoshing, ada baiknya buat kalian yang ingin mencicipi sistem operasi OS X El Capitan ke PC mencoba melalui mesin virtual seperti VMware Workstation. 

Saya menyarankan untuk kalian yang ingin mencoba OS X El Capitan di VMware Workstation memiliki spesifikasi sebagai berikut :

OS : Windows 7 SP1 / Windows 8.1 with Update / Windows 10 ( Disarankan 64-bit ).
Prosessor : Intel dengan dukungan Virtualisasi ( Cek disini ), disarankan seri Core I baik i3 hingga i7.
RAM : Minimal 4 GB ( Disarankan 8 GB keatas ).
Ruang Hardisk : 50 GB

Untuk kalian yang menggunakan prosessor AMD biasanya akan menemukan error seperti pesan seperti dibawah ini :

"A fault has occurred causing a virtual CPU to enter the shutdown state..."

Jadi saya tidak menyarankan untuk menginstall OS X El Capitan dengan prosessor AMD.

File yang Dibutuhkan Untuk Install OS X El Capitan di PC

Berikut adalah beberapa file yang dibutuhkan :

- Mac OS X 10.11 El Capitan VMware Image by xBytez ( Download Disini ).
- VMware Workstation ( Disarankan versi 10 keatas ).
- WinRAR atau 7zip

Note :

- Kalian bisa mendownload file Mac OS X 10.11 El Capitan VMware Image melalui file torrent. Ukuran filenya sekitar 8.39 GB dan didalamnya sudah termasuk seluruh file yang dibutuhkan untuk menjalankan OS X di VMware Workstation.

- Cara ini hanya berlaku di mesin virtual VMware Workstation, bukan Virtual Box atau Microsoft Hyper-V.

Cara Install OS X El Capitan di VMware Workstation

Setelah mendownload file Image VMware El Capitan, file tersebut bernama OS X 10.11 El Capitan Image.7z, jika ditanya password, passwordnya adalah xBytez ( Case Sensitive - penulisannya harus sama ! ).

Perhatikan baik-baik langkah dibawah ini agar proses installasi tidak mengalami kendala,

1. Pastikan kalian sudah menginstall VMwae Workstation di PC kalian.

2. Download file Mac OS X El Capitan VMware Image, didalamnya sudah ada seluruh file yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem operasi Mac OS X El Capitan.

3. Matikan antivirus untuk sementara, matikan pula seluruh VM yang berjalan ( apabila kalian  sedang menjalankan OS di VMware ). 

4. Buka foolder VMWare Unlocker - Mac OS X Guest, kalian pilih versi VMware yang sedang kalian gunakan, dalam hal ini saya menggunakan VMware Workstation 12, maka saya pilih folder VMware 12.x Series.

5. Didalam folder VMware 12.x Series terdapat file bernama win-install.cmd, klik kanan --> run as administrator pada file tersebut dan tunggu hingga selesai.

6. Nantinya akan muncul jendela CMD seperti dibawah, kalian tunggu saja beberapa detik.


7. Sekarang buka file OS X 10.11 El Capitan Image.7zip, kalian bisa buka dengan menggunakan WinRAR atau software 7zip, jika ditanya password, passwordnya adalah xBytez

8. Kalian tunggu hingga proses pengeluaran file selesai. File yang diekstrak membutuhkan waktu beberapa menit, tergantung kecepatan PC kalian.

9. Selanjutnya kalian buka pada folder OS X El Capitan VMware Image yang sudah kalian ekstrak tadi. Didalamnya ada file yang bernama OS X 10.11 El Capitan.vmx. Kalian klik 2x pada file tersebut.

OS X 10.11 El Capitan.vmx
10. Jika sudah kalian bisa atur pengaturan OS X El Capitan kalian melalui pilihan Edit Virtual Machine Settings pada VMware Workstation milik kalian. Kalian bisa mengatur besarnya ukuran RAM, ruang Hardisk dan sebagainya,

Proses setting OS X El Capitan

Perhatikan pada bagian CD/DVD ( SATA ), pada kolom Use ISO Image File, kalian masukkan file darwin.iso. 

Installasi Darwin.iso di OS X El Capitan

File darwin.iso yang digunakan harus sesuai dengan seri VMware yang kalian gunakan. File tersebut terdapat didalam folder VMware Unlocker - Mac OS X Guest. Jika kalian lihat, didalam folder VMware Unlocker - Mac OS X Guest ada 3 buah folder seperti dibawah.


Karena saya menggunakan VMware Workstation 12, maka saya pilih folder tersebut ( VMware 12.x Series ) didalam folder VMware 12.x Series ada folder lagi bernama Tools yang berisi file darwin.iso yang akan kita gunakan untuk menginstall VMware Tools pada langkah nantinya.

Jika sudah, kalian klik OK

11. Sekarang nyalakan OS X El Capitan di PC melalui tombol Play. Jika muncul pesan seperti dibawah klik saja "I Copied It"

OS X El Capitan

12. Tunggu hingga proses loading selesai ( setelah selesai logo Apple ). Lalu kalian mulai proses installasi OS X El Capitan.

Logo OS X El Capitan

Pilih lokasi kalian yang diinginkan, untuk menampilkan Indonesia, centang Show All dan klik Continue.

lokasi OS X El Capitan

Pilih jenis keyboard, kalian pilih saja ABC dan klik Continue.

Keyboard OS X El Capitan

Pada bagian ini kalian pilih saja Don't Transfer Any Information Now dan klik Continue.

Transfer data OS X El Capitan

Jika ingin menampikan lokasi dari OS X kalian, kalian centang pada pilihan Enable Location Service on This Mac, namun jika tidak ingin, kalian langsung klik Continue saja, nantinya akan muncul pesan seperti gambar dibawah, kalian klik Don't Use.

OS X El Capitan

mapping OS X El Capitan

Apabila sebelumnya kalian sudah memiliki ID Apple, kalian bisa memasukkannya disini. Namun apabila tidak punya kalian pilih Don't Sign In dan klik Continue.

Apple ID OS X El Capitan

Pada bagian Terms and Conditions, kalian klik Agree nanti akan muncul lagi pesan I have agree.... kalian klik saja tombol Agree sekali lagi.

TOS OS X El Capitan

Terms and Conditions OS X El Capitan

Sekarang proses pembuatan akun komputer pada OS X, kalian bisa masukkan nama serta account name dan juga password kalian ( bebas ). Pastikan kalian mengisi seluruh data dibawah agar bisa lanjut menuju proses selanjutnya. Jika sudah klik Continue dan tunggu sebentar...

Pembuatan Akun Komputer OS X El Capitan

Pembuatan Akun Komputer OS X El Capitan

Pilih zona waktu sesuai lokasi kalian, klik Continue jika sudah.

Pemilihan Waktu OS X El Capitan

Pilih lagi Continue.

Telemetry OS X El Capitan

Tunggu beberapa detik, nantinya setelah proses penyetinggan selesai akan masuk kedalam desktop OS X El Capitan.

Finalizing OS X El Capitan

13. Nah sekarang kalian sudah masuk kedalam OS X El Capitan milik kalian. Namun ada satu hal lagi yang perlu kalian lakukan yakni menginstall VMware Tools. Proses ini cukup penting karena kalian akan menginstall semacam "driver" antara sistem operasi Host ( Windows ) dan Guest ( OS X El Capitan ) agar bisa berjalan dengan lancar.

Installasi VMWare Tools juga berguna agar OS X El Capitan pada VMware Workstation berjalan lebih smooth dan lancar.

Tampilan Desktop OS X El Capitan

14. Kalian lihat pada pojok kanan bawah layar VMware Workstation, disana terdapat Icon Kecil berbentuk CD . Pastikan pada langkah 10 diatas, kalian sudah memasukkan file Darwin.iso, file darwin.iso inilah yang berisi VMware Tools yang akan kita install.

Langkah pertama adalah kalian Klik Kanan pada Ikon CD --> Pilih Connect, tujuannya untuk mount file darwin.iso agar bisa diinstall di OS X El Capitan.

Tampilan Desktop OS X El Capitan di VMware

Nantinya akan muncul seperti gambar dibawah. Kalian pilih saja Install VMware Tools ( klik 2x ).

Installasi VMware Tools OS X El Capitan

Pilih Continue.

Installasi VMware Tools OS X El Capitan

Klik Install.

Installasi VMware Tools OS X El Capitan

Nantinya akan muncul jendela permission sebelum melakukan proses installasi VMware Tools. Kalau di Windows sejenis UAC. Kalian masukkan username serta password yang sudah kalian buat tadi. Lalu pilih Install Software.

Installasi VMware Tools OS X El Capitan

Tunggu beberapa menit, dan jika sudah selesai kalian klik Restart.

Installasi VMware Tools OS X El Capitan

15. Selesai deh ! bagaimana ? mudah banget kan install OS X El Capitan di PC, ya walaupun installnya melalui media mesin Virtual Seperti VMware Workstation, yang penting cukup untuk kalian yang ingin mencoba OS X El Capitan di PC.

Desktop OS X El Capitan

Desktop OS X El Capitan VMware Workstation

Jika ada koneksi internet, kalian juga bisa mengupdate OS X El Capitan milik kalian :)

Update OS X El Capitan VMware Workstation

Update OS X El Capitan VMware Workstation

Jadi, sudah siap install OS X El Capitan ?

 
Display Pagerank