Monday, August 31, 2015

AMIDuOS 2 - Emulator Android Rasa Lollipop !

AMIDuOS

[ REVIEW ] AMIDuOS 2 - Emulator Android Rasa Lollipop !

Nama Software : AMIDuOS 2
Developer : American MegaTrends
Website : http://www.amiduos.com/

AMIDuOS 2 adalah salah satu emulator android berbasis Windows. AMIDuOS 2 bisa digunakan untuk berbagai macam OS Windows mulai dari Windows 7 hingga Windows 10. AMIDuOS 2 juga cukup ringan digunakan, perpindahan antar aplikasi cukup berjalan dengan smooth. Selain itu, AMIDuOS 2 sejauh ini merupakan emulator Android yang sudah berbasis Android Lollipop 5.0.1 berbeda dengan para kompetitor seperti BlueStacks / Droid4x yang masih berbasis KitKat atau Jelly bean.

AMIDuOS 2 hadir dalam versi Berbayar, untuk menggunakannya kalian wajib membayar sebesar $15.

Persyaratan Sistem AMIDuOS 2

Untuk menggunakan AMIDuOS, pastikan kalian memiliki spesifikasi PC / Laptop sebagai berikut :
  • Prosessor : Intel dengan support Hardware Virtualization Technology 
  • Sistem Operasi : 32/64-bit of Windows 7/8/8.1
  • OpenGL : OpenGL 3.0 and above
  • RAM : 2 GB ( Direkomendasikan 3 GB ).
  • HD : 2 GB
AMIDuOS sayangnya tidak mendukung Windows XP ataupun prosessor AMD. Selain itu prosessor-prosessor lawas seperti Intel Generasi pertama yang belum support OpenGL 3.0 tidak disupport oleh AMIDuOS

Installasi AMIDuOS 2

Proses installasi AMIDuOS sangat mudah dan sangat cepat. American Megatrends juga menyediakan offline installer AMIDuOS yang bisa kalian dapatkan disini. Saat Software182 mencoba installasi AMIDuOS hanya memakan waktu kurang dari 5 menit !

Installasi AMIDuOS 2

Installasi AMIDuOS 2

Installasi AMIDuOS 2

Aplikasi Bawaan Tidak Banyak

Saat pertama kali selesai menginstall AMIDuOS 2, tidak banyak aplikasi bawaan yang terinstall. Termasuk tidak adanya aplikasi-aplikasi dari google seperti Google+, Google Play Games, Google PlayStore dan sebagainya. Tentu hal ini cukup mengganggu karena sebagiana aplikasi google tersebut dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi atau bermain game.

AMIDuOS 2

Home AMIDuOS 2

Tampilan dibawah ini adalah saat pertama kali selesai menginstall AMIDuOS 2, dimana tidak banyak aplikasi yang terinstall didalamnya.

AMIDuOS 2

AMIDuOS 2

Untungnya kalian tidak perlu khawatir, karena kalian sudah bisa mendownload aplikasi berbagis google apps yang bisa didownload langsung disini

Cara menerapkannnya pun mudah, cukup lakukan hal dibawah ini :

1. Jalankan AMIDuOS 2.
2. Klik kanan pada file .zip Google Apps yang sudah didownload dan pilih Apply To DuOS.
3. Done ! Maka kalian bisa menggunakan aplikasi-aplikasi dari google.

Dan jika sudah seleasi maka kalian bisa menggunakan aplikasi google seperti dibawah ini :

AMIDuOS 2

Sudah Android L ( Lollipop )

Nah, hal ini juga menjadi nilai plus dari AMIDuOS 2, dimana para pesaing masih menggunakan OS Android jadul, AMIDuOS 2 sudah menggunakan Android Lollipop ! tentunya akan menawarkan kinerja yang cukup baik terhadap dukungan aplikasi yang membutuhkan persyaratan OS Android yang lebih tinggi.

AMIDuOS 2

Root & Non -Root

AMIDuOS 2 memang menyediakan mode root dalam konfigurasinya. Saat Software182 membuat review ini, Software182 menggunakan AMIDuOS 2 versi 2.0.3.7527, Sayangnya saat di cek dengan root checker, AMIDuOS 2 tidak dalam posisi root walaupun mode root sudah diaktifkan. Memang hal ini cukup bermasalah karena beberapa aplikasi membutuhkan akses root untuk menjalankannya. Entah itu bug yang terdapat di versi 2.0.3.7527. 

AMIDuOS 2

Untungnya, kalian bisa melakukan root AMIDuOS 2, silakan lihat dipostingan ini.

AMIDuOS 2

AMIDuOS 2

Tapi yah tetap saja buat pengguna awam yang tidak mau repot, tidak adanya mode root dan harus melakukan proses rooting sendiri sedikit mengganggu.

Konfigurasi Mudah

Pengaturan AMIDuOS 2 juga cukup mudah. Semuanya dijalankan pada satu aplikasi bawaan bernama DuOS Configuration Tool. Didalamnya kalian bisa mengatur settingan-settingan pada AMIDuOS 2 diantaranya sharing lokasi file, camera, GPS, Mode Root, Resolusi Layar dan sebagainya.

Konfigurasi AMIDuOS 2

Contohnya adalah saat akan mengatur konfigurasi RAM di AMIDuOS 2, kalian cukup menggeser saja berapa penggunaan RAM yang ingin digunakan. 

Konfigurasi AMIDuOS 2

Pengaturan inputMapper pada AMIDuOS 2

Konfigurasi AMIDuOS 2

Pengaturan GPS AMIDuOS 2

Konfigurasi AMIDuOS 2

Dukungan Aplikasi

AMIDuOS 2 yang sudah memakai Android Lollipop seyogiyanya sudah bisa menjalankan aplikasi-aplikasi populer seperti BBM, Instagram, Facebook, dan lain sebagainya. Saat Software182 menjalankan beberapa aplikasi tersebut, hanya Instagram yang memiliki masalah. Instagram memang dapat diinstall di AMIDuOS 2, sayangnya saat dibuka hanya muncul blank screen.

Selebihnya aplikasi seperti BBM, Facebook Messager, bermain game Clash of Clans tidak menemui kendala yang berarti.

Pemakaian RAM

Pemakaian RAM pada AMIDuOS berkisar antara 200 hingga 300 MB. Buat yang memiliki RAM Pas-pasan ada baiknya tidak menggunakan AMIDuOS

Kelebihan

Kelebihan dari AMIDuOS 2 adalah ringan digunakan, tidak terlalu berat seperti emulator Android kebanyakan. Selain itu AMIDuOS 2 juga sudah dalam versi Android Lollipop yang mana menjadi nilai plus tersendiri dibanding emulator lainnya.

Kekurangan

Kekurangannya tidak support OS lama seperti Windows XP dan hardware lama. Tidak support prosessor AMD serta tidak dalam hadir versi root. Terlebih lagi AMIDuOS 2 tidak ada versi gratisnya. Pengguna yang ingin mencoba AMIDuOS 2 diharuskan membayar sebesar $ 15.

Kesimpulan

AMIDuOS 2 merupakan salah satu emulator teringan yang pernah saya coba. Tentu hasil ini akan berbeda setiap orang yang memiliki spesifikasi hardware berbeda-beda. Terlepas dari tidak adanya versi Gratis AMIDuOS 2 dan sudah support Android L, rasanya buat pengguna emulator Android, AMIDuOS 2 ini patut dicoba !

Monday, August 24, 2015

Universal Watermark Disabler 1.0.0.6 by PainteR

Universal Watermark Disabler

Universal Watermark Disabler | 253 KB

Universal Watermark Disabler adalah sebuah aplikasi kecil yang digunakan untuk menghapus Watermark pada sistem operasi Windows 10, Windows 8.1 and Windows 8. Universal Watermark Disabler bisa digunakan untuk versi Windows 10 terbaru. Jadi buat kalian yang merasa terganggu dengan Watermark di Windows 10, bisa menggunakan Universal Watermark Disabler ini.

Homepage http://winaero.com/


PASSWORD BINBOX : NQ0UA6ZL

PASSWORD RAR : www.software182.com

Friday, August 21, 2015

Windows SuperAIO v7 138-in-1 en-US DaRT10 SWM - Murphy78

Windows SuperAIO

Windows SuperAIO v7 138-in-1 en-US DaRT10 SWM - Murphy78 | 33.3 GB

Windows SuperAIO by Murphy78 adalah kumpulan sistem operasi Microsoft Windows yang berisi hampir seluruh versi Windows. Windows SuperAIO sangatlah bermanfaat buat kalangan teknisi, karena tidak perlu lagi repot-repot membawa banyak DVD atau menyimpan banyak file .ISO Windows. Cukup menggunakan 1 buah file .ISO Windows SuperAIO bisa mendapatkan hampir seluruh versi Windows. Versi WIndowsnya bisa kalian lihat dibawah ini :

Installation Indexes:

Windows 7 Starter SP1 / N x86
Windows 7 Home Basic SP1 / N x86 / x64
Windows 7 Home Premium SP1 / N x86 / x64
Windows 7 Professional SP1 / N / VL x86 / x64
Windows 7 Ultimate SP1 / N x86 / x64
Windows 7 Enterprise SP1 / N x86 / x64
Windows Server 2008 R2 SP1 x64 HPC
Windows Server 2008 R2 SP1 / VL x64 Standard / Core
Windows Server 2008 R2 SP1 / VL x64 Enterprise / Core
Windows Server 2008 R2 SP1 / VL x64 Data Center / Core
Windows Server 2008 R2 SP1 / VL x64 Web / Core
Windows 8 (Core) / N x86 / x64
Windows 8 Pro / N x86 / x64
Windows 8 Pro VL / N VL x86 / x64
Windows 8 Pro with Media Center x86 / x64
Windows 8 Enterprise / N x86 / x64
Windows Server 2012 x64 Hyper-V
Windows Server 2012 / VL x64 Standard / Core
Windows Server 2012 / VL x64 Data Center / Core
Windows Server 2012 x64 Essentials
Windows Server 2012 x64 Foundation
Windows Server 2012 x64 Storage Standard / Workgroup
Windows Server 2012 x64 MultiPoint Standard / Premium
Windows 8.1 (Core) w Update 3 / N x86 / x64
Windows 8.1 (Core) w Update 3 SL x86 / x64
Windows 8.1 Pro w Update 3 / N x86 / x64
Windows 8.1 Pro w Update 3 VL / N VL x86 / x64
Windows 8.1 Pro w Update 3 WMC x86 / x64
Windows 8.1 Enterprise w Update 3 / N x86 / x64
Windows Server 2012 R2 w Update 3 / VL x64 Standard / Core
Windows Server 2012 R2 w Update 3 / VL x64 Data Center / Core
Windows Server 2012 R2 w Update 3 x64 Essentials
Windows Server 2012 R2 w Update 3 x64 Foundation
Windows Server 2012 R2 w Update 3 x64 Storage Workgroup / Standard
Windows 10 Home / N x86 / x64
Windows 10 Home Single Language x86 / x64
Windows 10 Pro / N / N VL / VL x86 / x64
Windows 10 Education / N / VL x86 / x64
Windows 10 Enterprise / N x86 / x64
Windows 10 Enterprise 2015 LTSB / N x86 / x64

Windows SuperAIO - murphy78 Memiliki fitur : 

- Tidak ada settingan yang dirubah.
- Tidak ada program yang ditambah.
- Tidak ada registry yang di modifikasi.
- Semuanya versi Asli Windows dan dijadikan All in One Installer menjadi 1 buah File ISO yang sangat besar !

PERHATIKAN !

- Jangan harap kalian dapat menginstall Windows SuperAIO dengan tampilan Installasi Windows seperti biasa. Windows SuperAIO menggunakan Script untuk menginstall Windows ke PC. Sangat tidak direkomendasikan buat kalian yang tidak terlalu mengerti. Jika kalian ingin yang simpel, dalam proses installasi, silakan download versi AIO lain yang bisa kalian temukan di blog ini.

Hash 

Release File: WinSuperAIO_v7_SWM_BIOS-UEFI_en-US.iso
Size: 33.2 GB
SHA-1: 287C10BFD86AA327860AADC7B2F45AEAAED585EA

Note :

- Not for newbies ! tidak disarankan untuk pengguna awam !

- Karena ukurannya yang sangat besar, kalian harus menggunakan FlashDisk / hardisk external berukuran 64 GB untuk membuat bootable USB.

- Untuk membuat bootable USB bisa menggunakan Rufus / YUMI / Universal USB Installer.

- Installasi Windows Super biasanya sama dengan seperti ini.

- Tidak termasuk aktivasi :)

DOWNLOAD DISINI

ATAU

DOWNLOAD DISINI

PASSWORD RAR : www.software182.com

Tuesday, August 18, 2015

What ? Windows 10 Bisa Memblok Software & Game Bajakan ?

What ? Windows 10 Bisa Memblok Software & Game Bajakan ?

What ? Windows 10 Bisa Memblok Software & Game Bajakan ?

Well, Informasi mengejutkan kembali datang dari Microsoft dengan Windows 10 miliknya. Seperti yang Software182 kutip dari Techradar, bahwa Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir ( EULA ) telah diperbaharui. EULA yang diperbaharui tersebut merujuk pada bagian Updates to the Services or Software, and Changes to These Terms di nomor 7b yang bisa kalian lihat disini.

"Sometimes you’ll need software updates to keep using the Services. We may automatically check your version of the software and download software updates or configuration changes, including those that prevent you from accessing the Services, playing counterfeit games, or using unauthorized hardware peripheral devices. You may also be required to update the software to continue using the Services. Such updates are subject to these Terms unless other terms accompany the updates, in which case, those other terms apply. Microsoft isn’t obligated to make any updates available and we don’t guarantee that we will support the version of the system for which you licensed the software."

What ? Windows 10 Bisa Memblok Software & Game Bajakan ?


Fokus pada tulisan yang berwarna biru, kira-kira memiliki makna seperti berikut :

"Kami ( Microsoft ) mungkin secara otomatis memeriksa setiap versi software ( yang terinstall di Windows ) dan men-download update dari software tersebut atau perubahan konfigurasi dari Software tersebut, Hal ini termasuk yang mencegah Anda ( Pengguna Windows 10 ) dari mengakses Layanan ( Software ), bermain game palsu ( Bajakan ), atau menggunakan perangkat keras yang tidak sah ( perangkat ilegal / KW )."

Microsoft memang sudah melakukan segala cara untuk memblok aplikasi bajakan terutama software milik mereka yang berhasil dibajak seperti Microsoft Office. Sejauh ini semenjak dirilisnya Windows 10 ke publik, belum ada laporan tentang gamer yang menggunakan game bajakan pada Windows 10 gamenya tidak bisa dimainkan.

Nah, ada beberapa pertanyaan yang muncul, yakni bagaimana caranya Microsoft memblok Software / Games bajakan tersebut apabila Software / Games bajakan tersebut sudah diblok melalui firewall ? Jawabannya adalah Windows Update. Di Windows 10, terutama Windows 10 Home, penggunanya tidak diberi pilihan untuk memilih update apa saja yang bisa diinstall, bahkan Windows 10 Home wajib terus menerus menginstall update yang disediakan Microsoft. Selain itu, mungkin saja software atau game bajakan / di hack yang dimaksud dari perjanjian lisensi diatas adalah software dan game yang tersedia di Windows Store / Universal Windows App.

Pertanyaan lainnya yang belum terjawab adalah bagaimana caranya Microsoft memblok perangkat keras ( Hardware ) ilegal / KW ? ada kemungkinan perangkat keras yang dimaksud Microsoft adalah perangkat keras miliknya yakni XBOX Controller yang biasa digunakan untuk PC. XBOX Controller ini ternyata memiliki versi "Bajakan" alias KW ( tidak resmi )

Microsoft sendiri seperti biasa bungkam perihal permasalahan ini. Nah kalau sudah begini apa masih mau menggunakan Windows 10 atau tetap di Windows versi sebelumnya ?

Sunday, August 16, 2015

Antivirus Terbaik Untuk Windows 10 Adalah...

Antivirus Terbaik Untuk Windows 10

Antivirus Terbaik Untuk Windows 10 Adalah...

Tidak seperti Windows 7 yang tidak memiliki antivirus bawaan, Windows 10 sudah memiliki antivirus didalamnya bernama "Windows Defender". Fitur ini bukanlah sesuatu yang baru karena antivirus bawaan pada Windows sudah diperkenalkan sejak Windwos 8.

Windows Defender bisa dibilang alter-ego dari Microsoft Security Essentials, sebuah antivirus gratisan dari Microsoft yang bisa digunakan untuk Windows XP hingga Windows 7. Perbedaan yang paling mencolok dari MSE dan Windows Defender adalah Windows Defender sudah tersedia secara Pre-Installed di sistem operasi Microsoft terbaru ( Windows 8 / Windows 10 ).

Apa Menggunakan Windows Defender Sudah Cukup ?

Seperti sifat antivirus pada umumnya, setiap software antivirus selalu berjalan secara background alias diam-diam. Antivirus akan melakukan proses scanning setiap kalian membuka program, mendownload program dari internet, dan sebagainya. Hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Windows Defender dari Microsoft.

Well, kalau boleh jujur, proteksi yang ditawarkan oleh Windows Defender cukup tertinggal dibanding vendor antivirus lainnya. Walaupun begitu Windows Defender memiliki beberapa kelebihan diantaranya gratis, tidak terlalu banyak muncul pop-up yang mengganggu dan sangat ringan digunakan.

Penggunaan Windows Defender sebenarnya sudah cukup selama pengguna Windows juga memiliki common sense diantaranya tidak mendownload sembarang program di Internet, memasang Ad-blocker pada browser, tidak menggunakan plug-in java, update Windows dan mengupdate progam-progam yang biasanya rawan terinfeksi malware macam Office Suite.

Windows 10 juga sudah dilengkapi dengan smartscreen fitur yang sama dengan yang ada di Windows 8. SmartScreen berfungsi layaknya UAC pada Windows namun lebih advanced karena akan dengan cepat memblokir aplikasi-aplikasi yang dicurigai membahayakan PC.

Windows Defender akan menjadi tidak berguna apabila kalian sering mendownload program dari beberapa situs yang kurang terpercaya atau juga sering menggunakan crack / patch / keygen. Kalau sudah begitu, lebih baik menggunakan antivirus selain Windows Defender.

Lalu Antivirus Terbaik untuk Windows 10 Apa ?

Kalau kalian ingin proteksi lebih dan advanced kalian tentunya bisa mempertimbangkan beberapa antivirus yang berbayar atau tidak berbayar. Beberapa antivirus gratisan seperti Avast! Free, AVG Free, Avira Free memiliki proteksi yang cukup solid. Walaupun terkadang antivirus gratisan tersebut sering menginstall junkware.

Tapi kalau kalian memilih antivirus berbayar, Kaspersky Internet Security, Bitdefender Internet Security, ESET Smart Security atau Emsisoft Internet Security bisa kalian pertimbangkan untuk digunakan. Proteksi antivirus berbayar diatas juga sudah cukup solid.

Antivirus apapun yang kalian pilih tidak akan pernah menjamin benar-benar aman 100% apabila penggunanya sendiri tidak memiliki common sense. Pastikan kalian tetap waspada dan mencegah mendownload / menginstall software sembarangan dari Internet. 

Saturday, August 15, 2015

Windows 7 & 8.1 Wajib Upgrade Dulu Ke Windows 10, Baru Clean Install !


Windows 7 & 8.1 Wajib Upgrade Dulu Ke Windows 10, Baru Boleh Clean Install !

Seperti yang sudah diketahui, Upgrade ke Windows 10 bersifat gratis sampai Akhir Juli 2016. Pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 yang ingin mendapatkan upgrade gratis ke Windows 10 wajib melakukan proses upgrade sebelum melakukan clean install.

Pengguna Windows 7 dan Windows 8.1 yang ingin Upgrade ke Windows 10 wajib memerhatikan hal ini sebelum upgrade. Upgrade ke Windows 10 sendiri memiliki beberapa cara yakni :

1. Melalui Aplikasi Get Windows 10.
2. Melalui Windows Media Creation Tool.
3. Melalui file ISO Windows 10.

Untuk cara yang paling pertama sudah bisa dilakukan sejak versi preview Windows 10. Aplikasi Get Windows 10 biasanya didapatkan melalui Windows Update [ KB3035583 ]. Namun beberapa user Windows 7 dan Windows 8.1 melaporkan bahwa mereka tidak mendapatkan notifikasi dari Microsoft soal aplikasi kecil ini.

Tetap jangan khawatir, kalian tetap bisa mengupgrade sistem operasi Windows 7 / 8.1 melalui Windows Media Creation Tool atau install melalui file ISO Windows 10 yang di download langsung dari Microsoft. Untuk upgrade melalui file ISO, kalian bisa lihat caranya disini.

Kenapa Harus Upgrade Terlebih Dahulu Sebelum Clean Install ?

Alasannya simpel, product key Windows 7 dan Windows 8.1 tidak akan bisa digunakan di Windows 10, jadi percuma saja langsung melakukan clean install sebelum upgrade terlebih dahulu. Clean Install hanya bisa digunakan apabila kalian memiliki serial Windows 10. Aktivasi di Windows 10 sendiri sedikit berbeda dengan versi Windows sebelumnya, karena Microsoft menyimpan ID Hardware PC yang sudah diupgrade kedalam server Microsoft.

Keuntungan dari Upgrade dahulu adalah apabila kalian memutuskan untuk install ulang Windows 10 di PC yang sama dengan spesifikasi yang sama ( baik Motherboard, Prosessor, Hardisk ) maka kalian tidak perlu lagi memasukkan product key dan akan langsung aktif begitu terkoneksi ke Internet.

Perlu diingat, Product Key yang didapat dari hasil upgrade Windows 7 / Windows 8.1 ke Windows 10 merupakan generic product key. Maksudnya setiap orang yang upgrade dari Windows 7 / 8.1 ke Windows 10 akan memiliki product key yang sama.

Karena Microsoft menyimpan ID Hardware kalian kedalam server mereka, apabila kalian memutuskan untuk mengganti Motherboard / Prosessor / Hardisk yang sebelumnya terinstall Windows 10, ada kemungkinan kalian akan kehilangan aktivasi kalian.

UPDATE !!! [ 6 SEPTEMBER 2015 ]

Sekarang kalian bisa langsung clean install Windows 10 dan langsung aktif permanen ! lihat caranya disini.

Mac OS X Yosemite 10.10.5 (14F27) [Mac App Store]

OS X Yosemite

OS X Yosemite  | 5.3 GB

OS X 10.10 Yosemite adalah OS terbaru dari Apple yang dikeluarkan tanggal 16 Oktober 2014. OS X Yosemite yang ditujukan untuk perangkat iDevices seperti Macbook Air, Macbook Pro, iMac. OS X Yosemite mengalami perubahan secara total dalam segi Interface dimana tampilannya mulai terpengaruh dengan flat. OS X Yosemite yang saya bagikan ini adalah Original dari Apple App Store.

Untuk menjalankan OS X Yosemite, kalian harus memiliki spesifikasi sebagai berikut : 

Untuk Perangkat :
  • iMac (mid-2007 atau terbaru )
  • MacBook Air (akhir 2008 atau terbaru)
  • MacBook (akhir 2008 model Aluminum, late 2009 atau terbaru)
  • Mac mini (awal  2009 model atau terbaru)
  • MacBook Pro (model mid / late 2007 atau terbaru)
  • Mac Pro (awal  2008 atau terbaru)
  • Xserve (awal 2009 atau terbaru )
Untuk kalian penggemar Hackintosh bisa juga menginstall di PC / Laptop. Caranya ? Bisa Googling atau gabung grup facebook Hackintosh Indonesia atau Forum Kaskus :)

Homepage : http://www.apple.com/

Note : 

- Versi untouched original MAS

OS X Yosemite 10.10.5 (14F27)
File: InstallESD.dmg
CRC-32: 67428bde
MD4: 167caf0e5af03620511ce9e401b42957
MD5: ff4850735fa0a0a1d706edd21f133ef2
SHA-1: ef5cc8851b893dbe4bc9a5cf5c648c10450af6bc


PASSWORD : www.software182.com

Thursday, August 13, 2015

Oh Ternyata Microsoft Diam-Diam Mengubah Peraturan Aktivasi Windows 10

Aktivasi Windows 10

Oh Ternyata Microsoft Diam-Diam Mengubah Peraturan Aktivasi Windows 10

Dengan dirilisnya Windows 10, Microsoft mengubah peraturan aktivasi yang ada di Windows 10. Berbeda dengan versi Windows sebelumnya yang menjadikan product key sebagai faktor utama dalam hal aktivasi, di Windows 10 lebih mengedepankan ID Hardware dibandingkan Product Key. Tentu saja hal ini dilakukan untuk mencegah pembajakan di Windows 10 meluas.

Perubahan Aktivasi di Windows 10

Benar, salah satu perubahan terbesar dalam hal aktivasi di Windows 10 adalah Microsoft menyimpan ID Hardware yang terinstall Windows 10 kedalam server milik mereka. Jadi, setelah pengguna Windows 10 pertama kali berhasil mengaktivasi Windows 10, mereka tidak perlu lagi memasukkan product key saat akan install ulang dan akan otomatis teraktivasi sendiri bergitu ada koneksi internet.

Buat pengguna Windows sebelumnya seperti Windows 8.1 / Windows 7, tentu hal ini sedikit mengagetkan. Mengingat pengguna Windows versi lama biasa memasukkan product key saat akan installasi Windows.

Windows 10 Activated

Microsoft tidak mengumukan perubahan aktivasi di Windows 10 secara publik, tentu saja hal ini bertujuan untuk mencegah pembajakan meluas di Windows 10. 

Microsoft Menyimpan ID Hardware & Lisensi Kalian Secara Online

Selama bertahun-tahun salah satu kunci yang digunakan untuk mengaktivasi Windows dan disimpan di Server Microsoft adalah Unik ID. Unik ID didapat pada hash hardware kalian. Dan setiap Hash pada Hardware tidak mungkin sama antara satu dengan yang lainnya,

Contohnya begini saat pengguna Windows 10 pertama kali mengaktivasi perangkat miliknya pasti memiliki Installation ID ( Jika kalian pernah mengaktivasi Windows via Skype, Installation ID ini sudah tidak asing lagi bukan ? ). Installasi ID ini menunjukan Hash Hardware yang terinstall Windows 10 dan akan disimpan di server Microsoft, jadi selama kalian tidak mengubah perangkat hardware yang sebelumnya terinstall Windows 10 ( terutama Motherboard dan Hardisk ) maka Windows 10 akan secara otomatis langsung aktif dan apabila kalian mengganti Motherboard serta Hardisk lalu menggunakan product key yang sama, kemungkinan aktivasi kalian akan gagal.

Setelah ID Hardware kalian sudah disimpan di server Microsoft, aktivasi kalian akan tetap terjaga walaupun kalian menghapus hardisk kalian atau install ulang. 

Wednesday, August 12, 2015

Windows 10 Membuat Umur SSD Semakin Panjang

SSD

Windows 10 Membuat Umur SSD Semakin Panjang

Hadirnya Windows 10 membawa perubahan besar dari segi fitur. Salah satu fitur yang di improve oleh Microsoft di Windows 10 adalah Optimize Drive. Fitur ini kurang lebih sama dengan fitur Disk Defragmenterr yang pertama kali diperkenalkan di Windows 7 dan sudah mengalami peningkatan yang cukup baik di Windows 10.

Mengenal Trim pada SSD

Berbeda dengan Hardisk yang membutuhkan defrag secara berkala. Pada SSD kita tidak perlu mendefragnya. Mendefrag SSD malah akan membuat umur SSD berkurang dan cepat rusak. Di SSD lebih mengenal fitur Trim dibandingkan defrag.

Fitur Trim dalam sistem operasi bertujuan untuk memberitahukan kepada SSD blok-blok data mana saya yang sudah tidak digunakan dan bisa dihapus sehingga nantinya blok-blok data yang kosong akan diisi dengan blok-blok data yang baru.

Trim pada Windwos sebenarnya sudah ada sejak Windows 7, namun tidak terlalu kelihatan bagi end-user karena letaknya yang tersembunyi. Sejak Windows 8.1 fitur Trim sudah lebih terlihat bagi pengguna dan sudah dioptimasi lebih baik lagi. 

Cara Akses Trim Untuk SSD

Mengakses Trim untuk digunakan pada SSD sangatlah mudah karena letaknya sama dengan mendefrag secara otomatis di Windows 8.1 ( Optimze Drive ). Caranya adalah dibawah ini :

1. Klik kanan pada SSD yang ingin di-Trim lalu pilih Properties --> Tools --> Optimize.

Windows 10 Membuat Umur SSD Semakin Panjang

2. Nah sekarang kalian akan melihat jumlah SSD dan Hardisk yang terkoneksi pada Windows 10 kalian. Kalau ingin melakukan manual Trim, cukup dengan klik tombol Optimize pada SSD yang dipilih.

Windows 10 Membuat Umur SSD Semakin Panjang

3. Secara default Optimasi pada Hardisk / SSD dilakukan selama 1 minggu sekali. Kalian juga bisa mengubah jadwalnya menjadi setiap hari atau bulanan. Tinggal klik Change Setting saja pada gambar 2 diatas lalu kalian pilih Frequency-nya & Drive mana saja yang dingin di defrag / di trim secara otomatis.

Windows 10 Membuat Umur SSD Semakin Panjang

Tidak Ada Lagi Defrag di Windows 10 untuk SSD

Windows 7 / 8.1 sudah cukup pintar untuk memilih mana drive bertipe SSD dan mana yang bertipe Hardisk. Nah apabila kalian menggunakan SSD pada Windows 7 / 8.1, maka fitur defrag tidak akan dijalankan. Di Windows 10 sebenarnya sama namun sedikit berbeda karena sesaat kalian menggunakan SSD di Windows 10 maka Windows 10 akan benar-benar "mematikan / menghapus" fitur Defrag khusus untuk SSD.

Images by NextofWindows

Tuesday, August 11, 2015

Mac OS X Yosemite 10.10 (14A389) Bootable USB for Intel PCs

Mac OS X Yosemite for PC

Mac OS X Yosemite Bootable USB for Intel PCs | 5.13 GB

Mac OS X Yosemite adalah sistem operasi dari Apple inc. yang ditujukan untuk perangkat Mac. Mac OS X Yosemite biasanya hanya bisa diinstall di perangkat Apple, namun buat kalian yang ingin menginstall Mac OS X di PC, kalian bisa menggunakan file OS X Yosemite ini.

Mac OS X Yosemite ini dikhususkan untuk dibuat bootable USB kedalam USB FlashDisk 8 GB. Berikut beberapa hal yang harus kalian siapkan sebelum menginstall Mac OS X Yosemite kedalam PC.

- Win32diskImager [ Download Disini ]

Note :

- Admin tidak bertanggung jawab atas hal-hal yang terjadi pada PC kalian, Ingat, menginstall Mac OS X memiliki beberapa resiko, semua resiko ditanggung oleh pengguna & bukan Admin :)

- Menginstall Mac OS X membutuhkan "sedikit" usaha & keberuntungan karena tidak semua berhasil menginstall Mac OS X di PC.

- File OS X ini bertipe .RAW, jadi tidak bisa diburning ke DVD.

- Backup semua data kalian sebelum memulai proses installasi.

- Mac OS X Yosemite yang saya bagikan ini hanya untuk prosessor Intel !

- Sangat disarankan untuk didampingi oleh seseorang yang sudah pernah menginstall Mac OS X di PC / Laptop !

Tutorial Buat Bootable USB Mac OS X Yosemite kedalam PC [ Windows ] :

1. Download & Install Win32DiskImager.
2. Gunakan file RAW dari OS X Yosemite & install kedalam FlashDisk.
3. Colokan FlashDisk 8 GB yang sudah terinstall OS X Yosemite ke PC kalian.
4. Ikuti instruksi yang ada di layar kalian.
5. Done !

Tutorial Buat Bootable USB Mac OS X Yosemite [ Mac OS X ]


Default boot loader adalah Clover  


Jika kalian ingin menggunakan Chameleon, tekan huruf 1 pada saat booting.


Boot UEFI boot hanya untuk BIOS Aptio, untuk BIOS yang lain, gunakan pengaturan Legacy Boot.


Note : 

- Reuploaded 11 Agustus 2015


PASSWORD RAR : www.software182.com

Monday, August 10, 2015

Cara Mengatasi Error 0x80070002 – 0x20016 Saat Upgrade ke Windows 10

Cara Mengatasi Error 0x80070002 – 0x20016

Cara Mengatasi Error 0x80070002 – 0x20016 Saat Upgrade ke Windows 10

Beberapa user yang ingin mengupgrade ke Windows 10 mengalami error 0x80070002 – 0x20016 saat akan upgrade ke Windows 10. Biasanya error ini akan muncul apabila pengguna menggunakan Windows Media Creation Tool yang disediakan Microsoft untuk upgrade ke Windows 10. 

Cara Mengatasi Error 0x80070002 – 0x20016

Untuk mengatasinya cukup mudah, silakan lihat caranya dibawah ini :

1. Buka notepad dan copas kode dibawah ini :

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\WindowsUpdate\OSUpgrade]
"ReservationsAllowed"=dword:00000001
"AllowOSUpgrade"=dword:00000001

2. Simpan dengan nama apa saja tapi dengan ekstensi .reg ( contohnya fix.reg ).

3. Klik 2x pada file tersebut dan restart PC kalian.

4. Nah sekarang silakan jalankan ulang Windows Media Creation Tool yang sudah kalian download :)

Note

- Jika masih gagal juga, saya sarankan untuk upgrade via file ISO dan lihat caranya disini.

Sunday, August 9, 2015

Kon-Boot 2.5

Kon-Boot

Kon-Boot | 1 MB

Kon-Boot adalah sebuah software mini yang berguna untuk membypassi proteksi password pada Windows. Kon-boot menurut saya cukup berguna karena sangat membantu bagi kalian yang lupa password Windows sehingga bisa mengambil data & informasi penting yang ada di PC kalian. Kon-Boot juga tidak terlalu memiliki ukurang yang besar, hanya 1 MB saja. Hebatnya lagi, Kon-Boot bisa digunakan untuk mem-bypass hampir seluruh sistem operasi Windows mulai dari Windows XP hingga OS Windows terbaru Windows 10 ! tidak peduli memakai 32-bit atau 64-bit, Kon-Boot akan dengan mudah masuk ke Windows yang dipasang password.

Kon-boot juga sudah support OS dibawah ini :
  • Microsoft Windows XP 32Bit/64Bit (all versions since SP2)
  • Microsoft Windows Server 2003 32Bit/64Bit (all versions)
  • Microsoft Windows Server 2008 32Bit/64Bit (all versions)
  • Microsoft Windows Vista 32Bit/64Bit (all versions)
  • Microsoft Windows 7 32Bit/64Bit (all versions including EFI)
  • Microsoft Windows 8 and 8.1 32Bit/64Bit (all versions including EFI, local and online authorization)
  • Microsoft Windows 10 32Bit/64Bit (all versions including EFI, local authorization only + possiblity to add local administrator account automatically (USB only))

Note : 

- Lihat cara penggunaanya disini.


PASSWORD BINBOX : QhlnTL1c

PASSWORD RAR : www.software182.com

Friday, August 7, 2015

Tidak Ada Lagi Privasi di Windows 10 ?


Tidak Ada Lagi Privasi di Windows 10 ?

Beberapa bulan yang lalu saat Windows 10 masih dalam berbentuk Technical Preview, Microsoft melalui program Windows Insider mengambil beberapa data pengguna yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja Windows 10. Saya sendiri sempat membuat artikel pada bulan Oktober 2014 dimana saat itu Windows 10 dirumorkan bertingkah seperti "KeyLogger".

Dan sekarang versi Final Windows 10 memang sudah keluar secara publik. Microsoft pun mengubah persyaratan privasi di Windows 10. Saya sendiri cukup skeptis dengan hal ini, bagaimana tidak, Microsoft dengan Windows 10-nya tampaknya "memata-matai" hampir seluruh kegiatan penggunanya. Kalian bisa membaca secara langsung perjanjian privasi dari Microsoft disini.

Berikut adalah pernyataan resmi dari Microsoft soal data apa saja yang mereka ambil dari Windows 10 : 

Microsoft collects data to operate effectively and provide you the best experiences with our services. You provide some of this data directly, such as when you create a Microsoft account, submit a search query to Bing, speak a voice command to Cortana, upload a document to OneDrive, or contact us for support. We get some of it by recording how you interact with our services by, for example, using technologies like cookies, and receiving error reports or usage data from software running on your device. 

We also obtain data from third parties (including other companies). For example, we supplement the data we collect by purchasing demographic data from other companies. We also use services from other companies to help us determine a location based on your IP address in order to customize certain services to your location.

The data we collect depends on the services and features you use, and includes the following.

Name and contact data. We collect your first and last name, email address, postal address, phone number, and other similar contact data. 

Credentials. We collect passwords, password hints, and similar security information used for authentication and account access. 

Demographic data. We collect data about you such as your age, gender, country and preferred language.

Interests and favorites. We collect data about your interests and favorites, such as the teams you follow in a sports app, the stocks you track in a finance app, or the favorite cities you add to a weather app. In addition to those you explicitly provide, your interests and favorites may also be inferred or derived from other data we collect. 

Payment data. We collect data necessary to process your payment if you make purchases, such as your payment instrument number (such as a credit card number), and the security code associated with your payment instrument. 

Usage data. We collect data about how you interact with our services. This includes data, such as the features you use, the items you purchase, the web pages you visit, and the search terms you enter. This also includes data about your device, including IP address, device identifiers, regional and language settings, and data about the network, operating system, browser or other software you use to connect to the services. And it also includes data about the performance of the services and any problems you experience with them. 

Contacts and relationships. We collect data about your contacts and relationships if you use a Microsoft service to manage contacts, or to communicate or interact with other people or organizations. 

Location data. We collect data about your location, which can be either precise or imprecise. Precise location data can be Global Position System (GPS) data, as well as data identifying nearby cell towers and Wi-Fi hotspots, we collect when you enable location-based services or features. Imprecise location data includes, for example, a location derived from your IP address or data that indicates where you are located with less precision, such as at a city or postal code level. 

Content. We collect content of your files and communications when necessary to provide you with the services you use. This includes: the content of your documents, photos, music or video you upload to a Microsoft service such as OneDrive. It also includes the content of your communications sent or received using Microsoft services, such as the:
  • subject line and body of an email,
  • text or other content of an instant message,
  • audio and video recording of a video message, and
  • audio recording and transcript of a voice message you receive or a text message you dictate.
Additionally, when you contact us, such as for customer support, phone conversations or chat sessions with our representatives may be monitored and recorded. If you enter our retail stores, your image may be captured by our security cameras.

You have choices about the data we collect. When you are asked to provide personal data, you may decline. But if you choose not to provide data that is necessary to provide a service, you may not be able to use some features or services. 

Service-specific sections below describe additional data collection practices applicable to use of those services. 

Lihat saja pernyataan diatas, Microsoft dengan Windows 10-nya hampir memata-matai dan mengambil data pengguna termasuk Nama, alamat, lokasi, data pembayaran online seperti nomor kartu kredit, data pengguna yang ada di Microsoft OneDrive, jenis kelamin, umur dan sebagainya.

Memang diakhir paragraf Microsoft menyatakan bahwa pengguna masih berhak untuk menentukan data apa saja yang boleh diambil oleh Microsoft, namun dengan catatan pengguna tidak dapat menggunakan beberapa fitur yang ada di Windows 10.

Saya sendiri kurang setuju dengan seluruh persyaratan privasi dari Microsoft untuk Windows 10, nah kalau menurut kalian setuju tidak dengan Microsoft yang ingin mengambil data kalian ? :)

Windows XP Service Pack 3 - Original MSDN

Windows XP

Windows XP Service Pack 3 - Original MSDN

Windows XP adalah salah satu sistem operasi terbaik yang pernah diluncurkan Microsoft. Windows XP sudah menjadi sistem operasi yang legendaris, walaupun saat ini sudah banyak sekali sistem operasi terbaru dari Microsoft seperti Windows Vista, Windows 7 hingga Windows 10, namun masih banyak pula pengguna Windows XP. Salah satu alasan Windows XP masih banyak digunakan adalah karena penggunaanya yang mudah serta tidak membutuhkan persyaratan sistem yang terlalu tinggi.

Berikut adalah persyaratan sistem minium Windows XP 

Processor : Minimum Pentium 233-megahertz (MHz) 
RAM : 64 MB
Hardisk : 1.5 GB
CD-ROM atau DVD-ROM drive
Keyboard & Mouse
Monitor : Resolusi (800 x 600)

Dengan spesifkasi minimum diatas, saya rasa hampir seluruh PC / Laptop zaman sekarang bisa menjalankan Windows XP tanpa masalah. Windows XP yang saya bagikan juga versi untouched alias belum disentuh / diedit / dirubah-rubah, semuanya masih versi original by Microsoft.

Windows XP yang saya bagikan ini semuanya versi Original MSDN dan sudah diverifikasi. Kalian bisa mengecek sendiri Hash-nya di MSDN disini.

Hash : 

Windows XP Professional with Service Pack 3 (x86) - CD VL (English)
SHA1: 66AC289AE27724C5AE17139227CBE78C01EEFE40

Windows XP Home with Service Pack 3 (x86) - CD (English)
SHA1: 5A6B959AD24D15DC7EBD85E501B83D105D1B37C6

Windows XP Professional with Service Pack 2 (x64) - CD VL (English)
SHA1: CD9479E1DBAD7F26B8BDCF97E4AA71CBB8DE932B


Note :

- Windows XP sudah tidak disupport oleh Microsoft sejak April 2014.

- Khusus Windows XP 64-bit, Service Pack terakhirnya adalah SP2. Tidak ada Service Pack 3 untuk Windows XP 64-bit.


ATAU


PASSWORD RAR : www.software182.com

Tuesday, August 4, 2015

Windows 8.1 Pro with Media Center Retail - Original Windows Store

Windows 8.1 Pro with Media Center Retail

Windows 8.1 Pro with Media Center Retail Edition

Windows 8.1 Pro with Media Center atau biasa disebut Windows 8.1 Pro WMC adalah seri yang didapat setelah meng-upgrade dari Windows 8.1 Pro. Dengan menggunakan Windows 8.1 Pro with Media Center, pengguna dapat menikmati program-program multimedia dalam Media Center. Salah satu keuntungan menggunakan Windows 8.1 Pro with Media Center adalah bisa menonton TV melalui PC dan juga merekam streaming TV tersebut ( tentunya apabila PC kalian memenuhi persyaratan Hardware untuk menonton TV di PC ).

Perbedaan Windows 8.1 Pro vs Windows 8.1 Pro with Media Center

Pada dasarnya, Windows 8.1 Pro with Media Center memiliki fitur yang hampir sama dengan dengan Windows 8.1 Pro, seperti fitur Hyper-V, Bitlocker, Remote Desktop, VHD Boot, dan lain sebagainya. Yang membedakannya ya hanya fitur di Media Center.

Kenapa Disebut Original Windows Store ?

Windows 8.1 Pro with Media Center yang saya bagikan ini adalah versi Original yang didownload langsung dari Windows Store sehingga bentuk filenya masih berbentuk dengan .esd. Untuk Windows, file .esd ( Electronic Software Download ) adalah ini adalah semacam file WIM yang sudah dikompresi dengan sangat tinggi dan juga biasanya didapat apabila kalian membeli sebuah produk secara online dari situs retail online seperti Amazon, dan lain sebagainya. Contohnya bergini, saat ini kalian masih menggunakan Windows 8 dan ingin upgrade ke Windows 8.1, Microsoft sudah menyediakan Upgrade secara langsung dari Windows 8 ke Windows 8.1 melalui Windows Store. Nah, apabila kalian sudah memilih untuk upgrade, file yang kalian download dari Windows Store itu bisa dinamankan sebagai .esd ( jika masih kurang jelas, bisa dicari di google ), jadi tidak dalam bentuk fisik seperti DVD atau CD.

Windows 8.1 Pro with Media Center Retail yang berasal dari Microsoft sudah termasuk update dibawah ini :

Build Number : 9600.17053.winblue_refresh.141120-0031 / IR5

Sudah termasuk Update 2 Windows 8.1 ( Release Date November 2014 Rollup ) :

KB2919355 (Windows 8.1 Update), KB3000850 (November 2014 Rollup), KB2975061, KB2920189, KB2931358, KB2931366, KB2932046, KB2934018, KB2937220, KB2937592, KB2938439, KB2938772, KB2939153, KB2949621, KB2954879, KB2958262, KB2958263, KB2961072, KB2962140, KB2965142, KB2965500, KB2966407, KB2967917, KB2968599, KB2971203, KB2973351, KB2976627, KB2976978, KB2977629, KB2978002, KB2978742, KB2981580, KB2987107, KB2989647, KB2998527, KB3001237, KB3003057, KB3014442, Embedded Lockdown Manager KB2959936

Cara Convert file .ESD ke .ISO

Untuk menggunakannya, kalian ubah dulu file .ESD ke .ISO Sebelum menggunakan cara ini, ada baiknya kalian :

A. Mematikan Antivirus kalian terlebih dahulu.
B. Backup aktivasi Windows kalian.

Berikut cara menggunakan file .esd.

1. Download aplikasi decryption package disini & ekstrak aplikasi tersebut.

2. Sekarang masukkan file .esd yang sudah di download tadi kedalam folder yang sama dengan decrypt.cmd & juga folder DISM. Pastikan file .esd kalian tidak dalam read-only

Untuk mengubahnya, kalian klik kanan --> properties dan hapus centangan read-only --> klik Apply --> Ok

Windows 8.1 Pro with Media Center Original From Windows Store

3. Klik kanan pada file decrypt.cmd dan pilih 'Run as administrator'. kalian akan mendapatkan tampilan sebagai berikut :

Windows 8.1 Pro with Media Center Original From Windows Store

4. Kalian pilih nomor 4 dan tunggu hingga proses selesai ( biasanya memakan waktu paling lama 5 atau 7 Menit ).

7. Jika sudah selesai, nantinya akan keluar tampilan sebagai berikut & file .ESD kalian secara otomatis sudah di ubah menjadi file .ISO


Jika kalian membutuhkan serial installasi, berikut serial installasi untuk Windows 8.1 Pro with Media Center :

GBFNG-2X3TC-8R27F-RMKYB-JK7QT

Note :

- Untuk aktivasinya gunakan serial Windows 8.1 Pro with Media Center yang kalian punya atau menggunakan KMSpico / Microsoft Toolkit.

DOWNLOAD DISINI

PASSWORD BINBOX : OCfx1ORP

PASSWORD RAR : www.software182.com

Monday, August 3, 2015

Cara Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1

Cara Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1

Cara Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1

Windows 10 adalah sistem operasi terbaru besutan Microsoft menggantikan Windows 8.1. Datang sebagai upgrade gratis, beberapa user Windows tampaknya ingin mencicipi Windows 10 didalam PC mereka. Memang tidak semua pengguna yang sudah upgrade ke Windows 10 merasa puas, ada juga yang tampak "menyesal" sudah upgrade ke Windows 10, entah itu masalah driver yang tidak compatible, aplikasi yang tidak bisa digunakan, belum terbiasa menggunakan Windows 10 dan sebagainya. Lalu yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah bisa downgrade dari Windows 10 ke versi Windows sebelumnya yang pernah kalian gunakan ?

Apakah Bisa Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 / Windows 8.1 ?

Jawabannya adalah iya, Microsoft menawarkan kesempatan kepada pengguna Windows yang sudah upgrade ke Windows 10 untuk downgrade ke versi Windows yang mereka gunakan, entah itu Windows 7 SP1 ataupun Windows 8.1 dengan catatan kalian harus melakukannya 30 Hari setelah upgrade ke Windows 10. Artinya, jika kalian upgrade dari Windows 7 SP1 ke Windows 10, kalian hanya punya waktu 1 bulan untuk bisa balik lagi ke Windows 7 SP1.

Bagaimana Cara Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1 ?

Cara Downgrade dari Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1 sebenarnya cukup mudah, namun perlu kalian catat, kalian harus memiliki folder Windows.old yang didapat dari versi Windows yang sebelumnya kalian gunakan. Apabila folder Windows.old sudah kalian hapus, maka kalian tidak akan dapat bisa balik lagi ke Windows sebelumnya dan satu-satunya cara adalah clean install.

Cara Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1

Folder Windows.old terletak pada C:\, folder ini berukuran cukup besar, jika kalian tidak terlalu membutuhkannya dan sudah fix memutuskan untuk tetap di Windows 10, kalian bisa hapus folder Windows.old dengan mudah.

Untuk melakukan proses downgrade hal yang perlu kalian lakukan adalah sebagai berikut.

1. Klik Start Menu --> Settings --> Update & Security --> Pilih Recovery.

2. Selanjutnya kalian pasti akan melihat pilihan seperti "Go back to Windows 7″ atau “Go back to Windows 8.1″. Apabila kalian sudah menghapus folder Windows.old atau sudah melebihi waktu 30 hari setelah upgrade ke Windows 10, maka pilihan ini akan hilang.

Cara Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1

3. Selanjutnya kalian klik "Get Started", kemudian Microsoft akan menampilkan jendela feedback kenapa kalian ingin balik ke versi Windows sebelumnya, terserah kalian bisa pilih yang mana. Jika sudah selesai kalian klik Next dan tunggu hingga proses downgrade selesai.

Cara Downgrade Windows 10 ke Windows 7 SP1 atau Windows 8.1

4. Proses downgrade Windows 10 tergantung kecepatan PC kalian. Perlu diingat, seluruh aplikasi akan terhapus dan kalian harus kembali menginstall aplikasi yang kalian butuhkan dari awal. Namun, file dan folder yang ada di My Document tidak akan dihapus, walaupun begitu saya tetap menyarankan agar kalian melakukan backup terlebih dahulu.

Apa yang Terjadi Setelah Lewat Masa 30 Hari Setelah Upgrade ?

Jika kalian sudah melewati masa 30 hari setelah upgrade dan masih ingin downgrade dari Windows 10, tidak ada cara lain selain clean install. Jika kalian pengguna Windows asli, pengguna Windows 7 biasanya menemukan serial number berada di bawah perangkat laptop, sedangkan pengguna Windows 8 / 8.1 product key-nya tertanam didalam perangkatnya, biasanya akan langsung terdeteksi dan tanpa memasukkan serial number lagi. Namun untuk jaga-jaga pkalian membackupnya terlebih dahulu product key tersebut untuk dignakan sewaktu-waktu untuk install ulang, lihat cara ambil product key Windows 8 / 8.1 yang ada di BIOS dan lakukan sebelum upgrade ke Windows 10.

Windows 10 memang menawarkan berbagai macam fitur menarik seperti Modern Apps, Cortana, dan sebagainya. Namun tidak semua orang dengan fitur-fitur tersebut dan lebih memilih Windows lawas dibandingkan Windows 10. Oleh karena itu daripada bolak-balik upgrade - downgrade Windows, saya lebih menyarankan kalian mencoba Windows 10 di Virtual Machine macam VMware Player atau VirtualBox dan jika kalian suka dengan Windows 10, baru lakukan upgrade ke Windows 10.

 
Display Pagerank