Thursday, October 9, 2014

Cara Dual Boot Windows 7 / 8.1 Dengan Windows 10 ( Untuk Newbie )



Cara Dual Boot Windows

Cara Dual Boot Windows 7 / 8.1 Dengan Windows 10 ( Untuk Newbie )

Berkali-kali sebelum Windows 10 dirilis dipublik, saya sudah mengingatkan di berbagai postingan saya di blog atau di fanpage untuk tidak menginstall Windows 10 sebagai primary OS karena ada beberapa pertimbangan yakni :

- Driver yang belum cocok.
- Ada beberapa aplikasi yang tidak mendukung.
- Masih banyak bug yang ada di versi Preview Windows 10.
- Dan lain sebagainya.

Oleh karena itu saya lebih menyarankan kalian yang ingin mencoba Windows 10 agar mencobanya melalui virtual machine seperti VMware Player atau Oracle VirtualBox. Walaupun begitu, apabila kalian tetap memaksa ingin menginstall Windows 10 sebagai OS Utama kalian di PC. Namun, dalam hal ini saya akan memberikan tutorial dual-boot antar Windows. Yakni dalam 1 PC kalian terdapat 2 OS, bisa Windows 7 dengan Windows 10 atau Windows 8.1 dengan Windows 10.

Sebelum mencoba cara ini ada beberapa hal yang harus & wajib kalian perhatikan yakni :

1. Backup seluruh data kalian.
2. Bila kalian pertama kali melakukan dual-boot, pastikan kalian didampingi oleh orang yang pernah melakukannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kehilangan data, komputer hang, dan lain sebagainya.
3. Pastikan PC kalian memenuhi spesifikasi minimum Windows 10.

Berikut tutorial dual-boot Windows :

1. Membuka Disk Management

Hal yang paling pertama untuk melakukan dual-boot adalah dengan mengatur ukuran harddisk yang akan diisi Windows 10. Caranya adalah dengan melalui Disk Management. Apabila PC kalian sudah memiliki OS Windows 7 atau Windows 8.1, silakan lakukan hal ini.

Membuka Disk Management di Windows 7 :

Klik tombol start --> ketik run --> ketik lagi diskmgmt.msc --> OK

Cara Dual Boot Windows

Membuka Disk Management di Windows 8 / Windows 8.1 :

Tekan lambang Windows + huruf X pada Keyboard --> pilih Disk Management

Cara Dual Boot Windows

2. Mengatur Ukuran Partisi

Tampilan Disk Management pada Windows 7 & Windows 8.1 hampir sama. Misalkan kalian memiliki 2 buah partisi berbeda dalam PC kalian ( Bisanya ditujukan dengan drive letter C: atau D: ). Disini biasanya kita akan menemui 3 buah kondisi yakni

A. Apabila kalian hanya memiliki 1 buah paritisi ( hanya C:\ ), kalian "pecahkan" dahulu partisi C:\ tersebut sehingga menjadi 2 buah partisi.

B. Namun jika kalian sudah memiliki 2 buah partisi dan salah satu partisi tersebut kosong / tidak ada data didalamnya, kalian bisa langsung menggunakan partisi tersebut sebagai tempat install Windows 10 tanpa harus memecah partisi lagi.

C. Kondisi ketiga apabila kalian memiliki lebih dari 2 buah partisi / lebih dan semuanya sudah terisi data, kalian backup dahulu data kalian di perangkat penyimpanan eksternal ( harddisk eksternal / flashdisk ) dan pilih partisi yang memiliki ukuran yang paling besar untuk dipecah.

Berikut cara memecah partisi menjadi 2 :

Klik pada partisi yang dipilih --> klik kanan --> pilih Shrink Volume --> masukkan ukuran partisi yang diinginkan --> Klik Shrink dan tunggu hingga proses selesai setelah itu keluar dari Disk Management.

Cara Dual Boot Windows

Cara Dual Boot Windows

Windows 10 hanya membutuhkan ukuran kosong harddisk minimal 20 GB, kalian bisa atur ukuran partisi sesuai keinginan kalian. Karena ukuran ditunjukan dalam MB, maka kalian harus ingat 1 GB = 1000 MB. Jika kalian ingin memasukkan 40 GB, maka masukkan 40.000 MB. Satu hal lagi, pastikan lagi yang kalian pecah bukan Partisi System Reserved !

Dan juga jangan berikan ukuran yang sama dengan partisi C: kalian agar nantinya tidak membingungkan.

3. Membuat Bootable

Langkah selanjutnya adalah membuat bootable. Untuk membuat bootable terdapat 2 cara yakni melalui Burning ke DVD-R 4.7 GB atau FlashDisk 4 GB ( Windows 10 32-bit ) / 8 GB ( Windows 10 64-bit ).

Baca juga :

- Membuat USB Bootable Semua versi Windows.

4. Memulai Installasi

Nah, disinilah proses inti dari membuat dual-boot di PC. Saya ingatkan lagi, apabila kalian belum yakin, kalian harus didampingi oleh orang yang benar-benar mengerti tentang komputer.

Setelah memburning file ISO Windows 10 kedalam DVD, nyalankan PC kalian, kemudian atur mode BIOS-nya agar DVD kalian terbaca terlebih dahulu sebelum masuk ke OS.

Untuk memasuki BIOS, biasanya dengan menekan ESC / F2 / F8 / F10 / F12 / DEL pada keyboard sebelum muncul logo Windows. Untuk lebih jelasnya kalian lihat postingan disalah satu blog ini atau disini.

Apabila diminta serial number, silakan masukkan S/N dibawah ini :

Untuk Windows 10 Pro Technical Preview : NKJFK-GPHP7-G8C3J-P6JXR-HQRJR
Untuk Windows 10 Enterprise Technical Preview : PBHCJ-Q2NYD-2PX34-T2TD6-233PK

Jika DVD kalian terbaca, maka proses installasi akan dimulai dengan munculnya tampilan seperti dibawah ini :
[ KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK MEMPERBESAR ]

Tunggu beberapa saat

Cara Dual Boot Windows

Klik Install Now & tunggu sebentar...

Cara Dual Boot Windows

Cara Dual Boot Windows

Biasanya kalian akan diminta product key Windows 10, oleh karena itu gunakan salah satu product key diatas dalam proses installasi Windows 10. Setelah memasukkan serial number klik Next & akan muncul tampilan seperti dibawah. Kalian centang "I accept the license terms" lalu klik Next. 

Cara Dual Boot Windows

Kemudian pada saat tampilan seperti dibawah, kalian pilih custom ( install Windows only ) Advanced.

Cara Dual Boot Windows

Dibagian inilah yang biasanya terjadi kehilangan data akibat salah menghapus partisi. Kalian ingat-ingat lagi berapa ukuran partisi harddisk yang kalian berikan pada Windows 10. Jika kalian lupa, kalian ingat saja di free space-nya. Partisi yang sudah terisi biasanya memiliki freespace yang lebih kecil dibandingkan total size-nya.

Contohnya adalah dibawah ini, saya memiliki 3 buah partisi dimana partisi 1 diisi partisi System Reserved, partisi kedua diisi OS Windows 7 dan partisi ketiga masih kosong ( karena didapat dari memecah partisi Windows 7 diatas ).

Setelah itu saya masukkan ukuran partisi sesuai dengan yang saya masukkan di Disk Management diatas dan klik Apply.

Cara Dual Boot Windows

Kemudian saya sorot pada pada partisi yang ingin diinstall Windows 10 ( contohnya seperti dibawah ini ) dan klik next.

Cara Dual Boot Windows

Setelah itu tunggu hingga proses installasi selesai. Biasanya PC kalian akan restart setelah proses ini.

Cara Dual Boot Windows

5. Memilih Windows 7 atau Windows 10

Setelah restart, kalian akan menemukan PC kalian sudah terinstall secara otomatis dengan dua sistem operasi yakni Windows 7 dan Windows 10. Kalian bisa memilih salah satunya melalui Menu Boot

Cara Dual Boot Windows

Dibagian bawah tampilan diatas ( menu boot ), kalian bisa melihat sebuah pilihan "Change Defaults or Choose Other Options". Pilihan tersebut akan memuat berbagai macam pilihan seperti tampilan dibawah, yakni :

- Change The Timer : Pilihan ini berfungsi mengatur lama waktu munculnya tampilan menu boot saat pemilihan OS. Kalian bisa atur sesuka kalian, 10 detik, 20 detik atau 30 detik.

- Choos a default operating system : Pilihan ini memiliki fungsi untuk memilih OS mana yang dijadikan sebagai OS utama / default saat waktu dari menu boot habis, maka kalian akan masuk kedalam OS tersebut.

- Choose other options : Berisi pilihan-pilihan lainnya seperti untuk repair OS, dll.

Cara Dual Boot Windows

Contohnya lainnya, jika saya sudah masuk kedalam Windows 10, saya  bisa mengubah nama partisi yang saya inginkan agar tidak tertukar. Misalkan yang ukurannya 30 GB saya beri nama Windows 10 dan yang ukurannya 45 GB saya beri nama Windows 7.

Kalian tidak perlu kaget, jika kalian bertanya "kok partisi C: di Windows 7 malah jadi D: ?" atau sebaliknya, karena memang hal tersebut sudah terjadi secara default dan tidak mempengaruhi ke sistem kalian.

Cara Dual Boot Windows

Bagaimana ? mudah bukan membuat dual-boot Windows 7 / Windows 8.1 dengan Windows 10 ?

Cara Dual Boot Windows

Images : howtogeek.com

RELATED POSTS

57 comments:

  1. gan, kenapa windows 10 32-bit tidak bisa dual-boot sama windows 8.1 64-bit ?
    ada warning saat install, GPT Partition Style gitu gan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. gimana ya, dijelasin lewat komentar agak susah, sebenarnya bisa kok. coba ente explore sendiri errornya di google.

      Delete
    2. Gan, kalo ane partisi drive C kira2 isi data nya ke format gk

      Delete
    3. ya kalau ente format datanya juga kehapus -_-

      Delete
  2. Maaf apakah pilihan Choose an operating System akan selalu muncul setiap kali kita nyalakan Laptop. Jadi ngga langsung boot dari os windows 7 atau windows 10 kecuali time habis. ? Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gan kalau tempat instal windows 10 di harddisk ke 3 apakah harddisk ke 1 dan 2 file-filenya akan ke hapus

      Delete
    2. engga, selama installnya tidak dipartisi yang berisi data

      Delete
  3. gan, apa semua laptop bisa dual os.? saya udah coba tapi pas instal osnya di partisinya, tombol next nya gak bisa di klik.. cuma di data C aja yang bisa next..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa. Selama space hardisk mencukupi.

      Bisa jadi ente installnya di partisi yang salah ( partisi system reserved ) atau engga pas bagi partisi, ukuran partisi yang ente bagi masih kurang spacenya

      Delete
  4. Wah, berarti bener2 gak bisa ditiban di C:\ semua ya .

    ReplyDelete
  5. Tanya Gan, kalau yang partisi D:\ yang udah dipisahkan jadi partisi utama buat windows 10 bisa gak?

    ReplyDelete
  6. Dual booting windows 7 32bit dengan windows 10 64bit bisa gx gan ?
    1 lgi hdd ane msh format gpt, bisa gx th ?
    Mksh bnyk gan

    ReplyDelete
  7. gan mau tanya ,,,kalau windows 7 sama windows 8.1 bisa ngak gan,,,truz apa kerugian atau kelemahan dual os,,mksh

    ReplyDelete
  8. gan kenpa ya laptop saya bisa masuk ke dual boot ?
    tapi ketika saya ingin masuk mengunkan os win 7 malah masuknya ke win 10

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya kalau ente install 2 OS jadinya dual boot lah -_-

      Delete
  9. apakah itu pilihan boot langsung ada ketika selesai install dualboot atau harus diinstall lagi boot loader nya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. setelah selesai install akan ada 2 pilihan

      Delete
  10. Gak bisa kalo hdd masi format GPT, harus MBR n status harus primary bukan logical..cmiww

    ReplyDelete
  11. kalau ane, ga muncul pilihan boot pada waktu restart pertama. itu kenapa ya gan. ?
    adakah cara lain?

    ane pakai diskmangement u rubah ke win 7 dan win 10

    ReplyDelete
  12. file file ga bakalan ilang kan kalo misalkan ga kita format,cuma di taruh dipartisi hd yg udah ada isinya?

    ReplyDelete
  13. Keren gan! 100% berhasil. No cacat. Thanks gan!! Oh ya, klo triple boot bisa gk? :v

    ReplyDelete
  14. gan kok punya ane pas msuk win7 langsung bluescreen, pas msuk win8 bisa

    mohon pencerahannya ??

    ReplyDelete
  15. Gan ane mau nanya nih mengenai dual booting.
    Di laptop ane dah terinstall backtrack5 kemudian ane nginstall windows7 biar bisa dual booting, tapi setelah ane nginstall windows7 malah gk muncul boot menu nya dan langsung booting ke wimdows7 nya.
    Ada solusi gk gan supaya dalam berhasil dalam dual booting backtrack5 dengan wimdows7 ???
    Mohon pencerahannya gan ^_^
    Pusing dah muter-muter di google dan youtube tapi masih gagal dual booting nya :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. install windows dulu baru install backtrack. Kalau udah terlanjur install Backtrack, pake EasyBCD di Windows buat atur bootloadernya

      Delete
  16. min saya sudah bisa dual boot biasa nya kan keluar pilihan boot windows nya tapi kok sekarang gak ada tiba tiba langsung masuk ke windows nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertama install Windows apa emangnya ?

      Delete
  17. Kalo install pertama windows 10 mau dual boot pake 7 bisa nggak?

    ReplyDelete
  18. numpang nanya mas
    kalau kondisinya ada 2 partisi
    c: dan d: ,tapi yang d: ada isinya
    hilang gak data yang di d:

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya engga, selama yang d gak di format

      Delete
  19. mau tanya kalo misalnya aplikasi yang sudah terinstal di os pertama hilang gak kalo masuk ke os kedua???

    ReplyDelete
  20. Gan kalo win 8.1 (64 bit) & win 10 (64 bit) bisa ?

    ReplyDelete
  21. akhirnya ketemu . semoga work lahh
    dlu pernah nyoba tp win 7 sma debian ehh tau".nya gagal .
    semoga yg ini bisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok selama installnya di partisi yang beda

      Delete
  22. gan untuk drivernya harus instal lagi gx?

    ReplyDelete
    Replies
    1. setiap install ulang, ya wajib diinstall lg

      Delete
  23. gak bisa ya klo install win 7 di usb drive fat32? ane udah ada win10 di ssd.

    ReplyDelete
    Replies
    1. maksudny buat bootable ? pake ntfs saja buat bootable doang mh

      Delete

Saya menghargai setiap komentar yang masuk dan akan berusaha membalas setiap komentar yang ada selama kalian.

1. Membaca postingan sampai habis.
2. Membaca postingan yang ada di link download.
3. Biasakan mencari di google dahulu sebelum bertanya.
4. Tidak keluar dari topik.
5. Tidak menulis spesifikasi PC / Laptop.
6. Tidak promosi website ( akan dimasukkan ke Spam )

Berkomentar cukup sekali, semua komentar akan dimoderasi dulu oleh Admin.

 
Display Pagerank