Sunday, August 31, 2014

Cara Menambahkan Menu OneDrive di Send To Pada Windows 7 & 8.1

OneDrive

Cara Menambahkan Menu OneDrive di Send To di Windows 7 & Windows 8.1

OneDrive adalah salah satu fitur Cloud Hosting yang ditawarkan secara gratis oleh Microsoft. Dengan OneDrve, pengguna dapat menyimpan berbagai macam file dokumen, gambar, foto dan lain sebagainya secara gratis. OneDrive juga menawarkan space yang cukup lega yakni sebesar 15GB per akun. OneDrive juga sudah dilengkapi dengan fitur sinkronisasi, jadi pengguna yang mempunyai akun OneDrive bisa saling membagikan file ke devicenya selama device tersebut terinstall OneDrive.

Ditutorial kali ini saya akan membagikan cara bagaimana menambahkan fitur OneDrive dalam "Send To" sehingga proses transfer file dari PC ke OneDrive lebih mudah dan cepat.

Untuk pengguna Windows 8 & 8.1, OneDrive ( Dahulu bernama SkyDrive ) fitur ini sudah terinstall secara otomatis, namun untuk pengguna Windows 7, kalian harus mendownload OneDrive disini dan membuat akun OneDrive terlebih dahulu.

Cara Menambahkan Menu OneDrive di Send To di Windows 7 & Windows 8.1

1. Didalam Windows 8.1, kalian tekan pada keyboard kalian lambang Windows dan huruf X ( WIN + X ) dan pilih Run & Jika di Windows 7, klik Tombol Start --> Run

Klik Gambar Untuk Memperbesar
Klik Gambar Untuk Memperbesar
Klik Gambar Untuk Memperbesar
2. Kemudian didalam kotak Run, kalian ketik perintah seperti dibawah ini :

shell:sendto

Klik Gambar Untuk Memperbesar
Perintah diatas nantinya akan membuka folder Send To yang letaknya di 

C:\Users\Nama Pengguna\AppData\Roaming\Microsoft\Windows\SendTo

Klik Gambar Untuk Memperbesar

3. Setelah itu kalian buat sebuah shortcut baru dengan cara klik kanan --> New --> Shortcut
Klik Gambar Untuk Memperbesar

4. Klik Browse dan arahkan ke tempat OneDrive kamu berada seperti pada gambar dibawah dan jika sudah klik OK :

Klik Gambar Untuk Memperbesar
Klik Gambar Untuk Memperbesar
5. Lokasi pada OneDrive akan menunjukan seperti ini C:\Users\Nama PC\OneDrive, jika sudah klik Next dan beri nama pada Shortcut yang kalian buat, disini kita mengambil Default saja, yakni OneDrive.

Klik Gambar Untuk Memperbesar
Klik Gambar Untuk Memperbesar

6. Nantinya menu OneDrive sudah tampil di dalam folder Send To, dan kalian sekarang bisa menggunakannya melalui Klik Kanan --> Send To --> OneDrive


7. Mudah bukan ? Untuk Windows 7 sama saja, tinggal ikuti langkah seperti diatas saja.

Thursday, August 28, 2014

5 Software yang Bisa Untuk Memproteksi Folder dengan Password

Software yang Bisa Untuk Memproteksi Folder dengan Password


Dipostingan sebelumnya saya sudah membagikan cara membuat folder tanpa nama. Dipostingan kali ini saya akan kembali membagikan beberapa software yang dapat memproteksi file / folder kamu di Windows dengan password. Hal ini tentu saja penting bagi kalian yang ingin privasinya terjaga. Sebenarnya ada banyak aplikasi bagus yang dapat digunakan untuk memproteksi folder dengan password, namun disini saya hanya akan membagikan 5 buah saja.

1. LocK-A-FoLdeR - Gratis

LocK-A-FoLdeR adalah sebuah software gratis yang digunakan untuk memprotek folder dengan password. LocK-A-FoLdeR sangat cocok untuk pemula karena tampilannya yang mudah dan sangat ramah. LocK-A-FoLdeR juga hanya menggunakan 1 buah Master Password untuk memproteksi folder kemudian kamu pilih folder apa saja yang ingin diproteksi. Untuk membuka kembali folder yang diproteksi, tinggal jalankan kembali aplikasi LocK-A-FoLdeR dan kemudian masukkan kembali master password dan klik tombol unlock.

LocK-A-FoLdeR sebenarnya  tidak menggunakan enkripsi yang "rumit". Aplikasi ini "menyembunyikan" folder dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. LocK-A-FoLdeR juga tidak berjalan di-background sehingga tidak terlalu memakan memori dan CPU. LocK-A-FoLdeR juga gratis untuk digunakan !

LocK-A-FoLdeR

Kelebihan : Gratis, Ukurannya kecil, Tidak terlalu banyak memakan memori.
Kekurangan : Terlalu simpel, fitur tidak terlalu banyak, sudah tidak ada versi terbaru.

Download Disini : LocK-A-FoLdeR

2. Folder Guard - Berbayar

Jika butuh aplikasi yang lebih rumit, mungkin Folder Guard adalah jawabannya. Folder Guard memiliki banyak fitur dibandingkan LocK-A-FoLdeR. Salah satu fitur dari Folder Guard adalah kamu bisa melindungi file / folder dengan single password atau kamu juga bisa memilih untuk mengunci dan menyembunyikan folder tersebut. Tampilan Folder Guard juga cukup baik dan gampang digunakan, selain itu Folder Guard juga support drag & drop sehingga tidak perlu repot-repot dalam mencari folder yang ingin dilindungi. 

Kekurangan dari Folder Guard ini adalah aplikasi ini tidak gratis dan seharga $39.95 untuk mendapatkan gratis upgrade selama 1 tahun. Namun buat kalian yang ingin mencoba aplikasi ini, bisa dengan masa trial selama 30 Hari.

Folder Guard

Kelebihan : Punya banyak fitur, Tampilan cukup menarik, Support Windows XP hingga 8.1.
Kekurangan : Tidak gratis, Harganya terlalu mahal, Lisensi tidak lifetime.

Download Disini : Folder Guard

3. Folder Lock Lite - Berbayar

Folder Lock Lite juga memiliki banyak fitur seperti Folder Guard. Cara penggunaanya hampir sama seperti LocK-A-FoLdeR, dimana saat pertama kali dijalankan, Folder Lock Lite ini akan meminta Master Password. Master Password ini digunakan untuk setiap file / folder yang kamu pilih untuk digembok / diprotek. Folder Lock Lite juga bisa drag & drop, tinggal kamu taruh saja file / folder yang ingin dilindungi kedalam program Folder Lock, kemudian file / folder tersebut akan terkunci secara otomatis, dan untuk membukanya harus memiliki master password yang tentu saja kamu pegang master password tersebut.

Sayangnya Folder Lock Lite ini juga tidak gratis, Folder Lock Lite memiliki masa trial selama 30 Hari seperti Folder Guard. Dan untuk menggunakan Folder Lock Lite lebih dari 30 hari, kamu harus membayar sebesar $24.95.


Kelebihan : Tampilan cantik, cara penggunaan cukup mudah, fitur yang lumayan, Support XP hingga 8.1
Kekurangan : Tidak gratis, harganya terlalu mahal.

Download Disini : Folder Lock Lite

4. Folder Protector - Gratis & Berbayar

Kakasoft Folder Protector ini merupakan salah satu aplikasi favorit saya. Ukurannya yang cukup kecil, dan tidak terlalu memakan banyak memori, selain itu Folder Protector ini juga memiliki versi gratis yang cukup mumpuni. Cara penggunaanya pun cukup mudah, tinggal taruh Folder Protector bersamaan dengan Folder yang ingin digembok, setelah itu jalankan Folder Protector, kemudian masukan password untuk  mengunci file / folder tersebut. Versi Free Folder Protector bisa digunakan selama lebih dari 30 hari namun dengan fitur yang terbatas dan tidak bisa menggunakan enkripsi 256-bit. Untuk menggunakan banyak fitur, kalian harus membelinya seharga $24.95.

Folder Protector

Kelebihan : Terdapat versi gratis, ukurannya mini, penggunaan cukup mudah dan cepat.
Kekurangan : Fitur versi free terbatas, harga lisensi terlalu mahal.

Download Disini : Folder Protector

5. Protected Folder - Gratis & Berbayar

Yang terakhir adalah Protected Folder. Cara kerjanya sama dengan beberapa program diatas yang menggunakan master password. Protected Folder juga terdapat versi gratisannya, namun hanya dapat digunakan sebanyak 20 kali saja. Jika kalian ingin menggunakannya tanpa batas, kalian harus membayar sebanyak $19.95/tahun.

Protected Folder

Kelebihan : Tampilannya cukup bersih, penggunaan mudah, terdapat versi gratis, Support XP hingga 8.1.
Kekurangan : Versi gratis fiturnya terbatas dan dibatasi, harganya terlalu mahal

Download Disini : Protected Folder

Wednesday, August 27, 2014

Cara Mengetahui Versi .NET Framework di Windows

.NET Framework


Mau tidak mau, suka atau tidak suka, .NET Framework adalah salah satu aplikasi yang sangat dibutuhkan di Sistem Operasi Windows. Tanpa adanya .NET Framework, beberapa aplikasi Windows tidak dapat dijalankan sama sekali. Lalu, bagaimana caranya kita tahu apakah .NET Framework sudah terinstall di PC ? jika sudah terinstall, versi .NET Framework berapa yang ada di PC ?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, kalian bisa mengikuti beberapa trik dibawah ini ada beberapa cara untuk mengetahui versi .NET Framework yang terinstall di PC.

1. Melihat Melalui Registry

Cara yang paling awal adalah melihat melalui Registry, lebih tepatnya menggunakan aplikasi dari Microsoft yakni Registry Editor. Untuk membuka registry editor, tinggal kalian klik saja regedit.exe dan jalankan, kemudian arahkan ke alamat dibawah ini :

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\NET Framework Setup\NDP

Maka kalian akan menemukan versi .NET Framework yang terinstall, contoh gambarnya adalah dibawah.

Cara Mengetahui Versi .NET Framework di Windows

2. Menggunakan Perintah di CMD

Buka Command Prompt ( CMD ) sebagai administrator, kemudian ketik perintah dibawah ini :

dir %WINDIR%\Microsoft.Net\Framework\v*

Cara Mengetahui Versi .NET Framework di Windows

Bagaimana ? Mudah bukan ?

Baca juga :


Tuesday, August 26, 2014

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1 Dengan Mudah

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1 Dengan Mudah

System Image pada Windows digunakan untuk merestore kondisi Windows apabila Windows memiliki masalah. Pada Windows 7, fitur ini sebenarnya sudah ada yakni bernama "Windows 7 File Recovery”, namun di Windows 8, fitur ini hanya berubah nama dan letaknya pun agak "lebih dalam" di control panel. Membuat System Image ini cukup penting, karena kita tidak pernah tahu kapan Windows kita memiliki masalah seperti tidak bisa booting, tidak bisa masuk Windows, error MBR, dan lain sebagainya.

Untuk melakukan hal ini kamu membutuhkan :

- Harddisk External ( Direkomendasikan diatas 500 GB & sudah USB 3.0 )

Berikut tutorialnya.

1. Buka Charm Bar yang terletak di pojok atas kanan layar desktop dan ketik pada bagian Search "File History" ( tanpa tanda petik ) atau bisa diakses di Control Panel\System and Security\File History

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1
Klik gambar untuk memperbesar gambar

2. Tunggu beberapa saat karena fitur ini sedang mencari perangkat yang digunakan untuk menyimpan backup.

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1
Klik gambar untuk memperbesar gambar

3. Ketika sudah ketemu perangkat yang ingin dijadikan menyimpan backup, klik tulisan System Image Backup di pojok kiri layar desktop.

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1
Klik gambar untuk memperbesar gambar

4. Jika harddisk eksternal kamu memiliki ruang yang cukup untuk menyimpan file backup, maka kamu bisa langsung mengklik Next dan kemudian klik Start Backup kemudian menunggu proses backup hingga selesai ( biasanya memakan waktu 10 - 15 menit tergantung dari besarnya file backup ).

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1
Klik gambar untuk memperbesar gambar

Cara Backup / Membuat System Image di Windows 8.1
Klik gambar untuk memperbesar gambar

5. Done !

Note :

- Lama waktu backup tergantung dari besarnya file yang dibackup.
- Sangat direkomendasikan menggunakan Harddisk Eksternal dan bukan USB FlashDisk.
- Untuk merestore / mengembalikan file backup, kalian bisa menggunakan DVD Windows yang kalian gunakan untuk installasi dan memilih menu Advanced Startup Windows

Saturday, August 23, 2014

Cara Ubah Nilai Windows Experience Index di Windows 7 / Windows 8.1


Cara Ubah Nilai Windows Experience Index

Trik ini sebenaranya sudah cukup tersohor dikalangan pengguna Windows 7. Biasanya digunakan untuk pamer nilai Windows Experience Index. Caranya pun tidak sulit, kalian juga bisa pamer ke teman kalian dengan trik ini :)

1.  Buka notepad sebagai Administrator ( Klik kanan --> Run As Administrator )

Cara Ubah Nilai Windows Experience Index
Klik gambar untuk memperbesar

2.  Pergi ke C:\Windows\Performance\WinSAT\DataStore

Cara Ubah Nilai Windows Experience Index
Klik gambar untuk memperbesar
3. Nantinya kalian akan melihat berbagai macam file bertipe XML, sekarang kalian buka file bernama Formal.Assessment (Initial atau Recent). Drag & Drop file tersebut kedalam Notepad.

4. Didalamnya kalian cari tag XML bernama <SystemScore> Nilai <SystemScore> , contohnya adalah dibawah, saat mengubaha nilainya menjadi 7.3 maka saat di System akan muncul nilai 7.3

5. Sampai diatas sebenarnya sudah di-hack, jika kalian ingin mengubah nilai seperti RAM, Prosessor, Graphic, dan lain sebagainya. Buka file Formal.Assessment ( Recent ) sebagai admin dengan notepad, lalu ubah saja nilai titik-titk diantara tag-tag XML berikut ini :

<MemoryScore>....<MemoryScore> --> RAM
<GpuScore>....<GpuScore> ---> Processor
<GraphicScore>....<GraphicScore> --> VGA
<GamingScore>....<GamingScore> --> Gaming
<DiskScore>....<DiskScore> --> Kecepatan Harddisk

6. Done ! bagaimana ? mudah bukan ?

Note :

- Jika kalian ingin mendapatkan kembali nilai default atau me-restore ulang nilai Windows Experience Index kalian, cukup dengan mengklik Windows Experience Index di Control Panel\All Control Panel\System, lalu kalian pilih Re-Run the assessment, maka nilai Windows Experience Index akan kembali seperti semula.

Cara Ubah Nilai Windows Experience Index
Klik gambar untuk memperbesar
Cara Ubah Nilai Windows Experience Index
Klik gambar untuk memperbesar
Cara ini bisa juga untuk Windows 8/8.1.

- Untuk Windows 8.1 cara melihat Windows Experience Index lihat disini

Cara Melihat Windows Experience Index di Windows 8.1

Cara Melihat Windows Experience Index di Windows 8.1

Cara Melihat Windows Experience Index di Windows 8.1

Windows Experience Index adalah sebuah software yang berguna untuk mengukur kemampuan PC. Windows Experience Index ini sudah diperkenalkan sejak Windows Vista dan mulai tenar di Windows 8. Dengan Windows Experience Index kita dapat melihat nilai benchmark yang dihasilkan prosessor, kartu grafis yang kita punya dan lain sebagainya. 

Dengan adanya Windows 8.1, Microsoft mulai "memangkas" Windows Experience Index ini. Pada dasarnya Windows Experience Index ini tidak benar-benar hilang, hanya tampilan GUI-nya saja yang hilang namun fitur ini tetap bisa kalian akses melalui  Assessment Tool (WinSAT) atau dengan aplikasi ChrisPC.

A. Melalui Command Prompt & Windows PowerShell

1. Buka Command Prompt ( cmd.exe ) sebagai Administrator dan didalam CMD ketik perintah berikut ini :

winsat prepop

Cara Melihat Windows Experience Index di Windows 8.1
Klik gambar untuk memperbesar

Cara Melihat Windows Experience Index di Windows 8.1
Klik gambar untuk memperbesar

Perintah diatas berguna untuk memulai perhitungan benchmark pada PC kamu. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai ( biasanya memakan waktu 5 menit ). Nantinya hasil dari benchmark tersebut berupa file XML yang akan kita buka melalui Windows PowerShell.

2. Sekarang buka Windows PowerShell. Untuk membukanya, arahkan mouse ke pojok kanan atas layar desktop untuk membuka Charm Bar, didalam kotak Search, ketik Windows PowerShell seperti gambar dibawah.

Cara Melihat Windows Experience Index di Windows 8.1

3. Jika sudah membuka Windows PowerShell, ketik perintah dibawah ini :

Get-WmiObject -Class Win32_WinSAT

Klik gambar untuk memperbesar

CPUScore = Nilai untuk Prosessor
D3DScore = Nilai untuk kapasitas untuk menjalankan grafik 3D ( VGA )
DiskScore = Nilai untuk proses I/O pada harddisk.
GraphicsScore = Nilai untuk tingkat grafis.
MemoryScore = Nilai untuk kapasitas memori ( RAM ).

Nilai Windows Experience Index kamu ditunjukan pada WinSPRLevel.

4. Mudah bukan ?

B. Menggunakan ChrisPC WPI.

Jika kalian merasa susah dalam menjalankan perintah diatas, ada sebuah aplikasi kecil yang bernama ChrisPC WPI. ChrisPC WPI adalah sebuah aplikasi kecil yang digunakan untuk menampilkan nilai Windows Experience Index dalam bentuk GUI. ChrisPC WPI ini bersifat Freeware alias gratis untuk digunakan selama bukan untuk penggunaan komersil.

1. Download & Install ChrisPC WPI disini ( tinggal next-next saja ).

2. Buka aplikasi tersebut dan kalian akan dengan langsung melihat nilai Windows Experience Index di Windows 8.1 kalian, mudah bukan ?

Klik gambar untuk memperbesar
Baca juga :



Friday, August 22, 2014

Tips dan Trik Merawat Baterai Laptop


Tips dan Trik Merawat Baterai Laptop

Baterai pada laptop merupakan salah satu hal terpenting, bisa dibilang sebuah laptop tanpa baterai seperti membawa sebuah PC berjalan. Lagipula, banyak sekali kerugian yang kita dapatkan saat baterai laptop kita tidak bisa digunakan. Berikut beberapa tips dari saya yang mungkin sangat bermanfaat bagi kalian yang mempunyai laptop untuk merawat baterai laptop kalian :
  • Belilah laptop yang memilki konsumsi daya terendah. Untuk laptop berprosessor AMD biasanya terdapat fitur cool & Quiet dan prosessor Intel dengan fitur  “CULV” “Consumer Ultra-Low Voltage”.
  • Mengurangi kecerahan layar. Laptop dengan tingkat kecerahan tinggi biasanya akan dengan cepat menghabiskan power baterai dengan cepat. Usahakan mengurangi kecerahan layar laptop dengan menekan tombol F5 atau FN+F5 pada keyboard.
  • Jalankan Aplikasi Seperlunya. Laptop pada zaman sekarang seluruhnya sudah mendukung multitasking atau bisa menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Namun, jangan terlalu banyak menjalankan aplikasi, hal ini bisa mempercepat kinerja baterai laptop menurun.
  • Tutup aplikasi yang tidak dijalankan. Hal ini sebenarnya cukup mirip dengan poin diatas, namun bedanya jangan tinggalkan aplikasi dalam keadaan berjalan baik itu ketika sedang idle atau laptop sedang tidak digunakan. Karena, walaupun laptop sedang idle, aplikasi tersebut masih tetap berjalan melalui background.
  • Pilihlah RAM yang cocok. Meng-upgrade RAM memang diperlukan untuk beberapa kasus, namun jangan terlalu ekstrem dalam menambah RAM untuk laptop. Asal kalian tahu, semakin tinggi RAM sebuah laptop, semakin tinggi pula kebutuhan daya untuk laptop tersebut yang mana berhubungan pula dengan umur baterai laptop.
  • Bersihkan baterai secara teratur. Caranya adalah dengan menggunakan alkohol atau cairan pembersih lainnya secara berkala.
  • Cabut berbagai macam aksesoris. Maksdnya disini adalah mencabut beberapa aksesoris tidak terpakai yang tertancap dilaptop seperti CardReader, USB FD, dan lain sebagainya.
  • Gunakan fitur Windows power management. Jika kalian menggunakan Windows, Windows sudah menyediakan fitur untuk merawat kinerja laptop. 
  • Mematikan Wi-Fi dan Bluetooth jika sedang tidak digunakan. Wireless LAN dan Bluetooth tetap membutuhkan daya walaupun sedang tidak digunakan, oleh karena itu lebih baik matikan saja jika memang tidak dibutuhkan uses power even when it is not in use. Transmitting and receiving data drains the battery.
  • Mendefrag harddisk secara berkala. Defrag sendiri sebenarnya berguna untuk mempercepat proses read-write harddisk, namun apabila proses tersebut berjalan lambat, hal ini pula mempengaruhi kinerja laptop. Semakin lama proses yang terjadi, semakin tinggi pula daya yang dibutuhkan, oleh karena itu, defrag harddisk kalian minimal 1 atau 2 bulan sekali.
  • Jangan menggunakan laptop saat di charge. Mungkin ini salah satu faktor utama yang menyebabkan banyaknya baterai laptop menjadi bodong. Karena banyak penggunanya menggunakan laptop saat sedang mengisi baterai. Usahakan jangan menggunakannya saat laptop sedang mengisi baterai, hal ini akan menyebabkan baterai laptop menjadi "stress" dan membuat umur laptop berkurang.
  • Koneksikan Laptop ke UPS. Jika kalian memang tidak ingin menggunakan baterai dan hanya menggunakan colokan ke sumber listrik secara langsung, lebih baik menggunakan UPS. UPS sendiri bisa mencegah kerusakan hardware pada laptop apabila arus listrik mati secara mendadak.
  • Jangan menggunakan ScreenSaver.
  • Gunakan Wallpaper berwarna gelap, hal ini karena wallpaper berwarna gelap lebih hemat dalam konsumsi daya.
  • Selalu update driver dan BIOS.
Ya berikut beberapa tips dalam merawat baterai laptop, ada yang ingin menambahkan ?

Thursday, August 21, 2014

Cara Membuat Folder Tanpa Nama di Windows 7 & Windows 8.1



Pernah terbayangkan tidak sih membuat sebuah folder tanpa nama di Windows ?  Jika kalian belum tahu, kalian bisa membuat sebuah folder tanpa nama di Windows Vista, 7 dan 8/8.1. Biasanya banyak orang mencobanya dengan menekan tombol space berkali-kali, namun cara ini tidak akan berhasil. Untuk melakukan trik ini, pastikan PC kalian mempunyai tombol NumPad. Tombol Numpad itu letaknya disebelah kanan keyboard ( angka 1-9 ).

Berikut langkah-langkahnya :

1. Buat sebuah folder baru, letaknya bisa dimana saja ( contohnya di Desktop ). Lakukan Klik Kanan --> New --> Folder.

2. Pastikan NumPad kalian sudah menyala, jika belum menyala, nyalakan dengan cara klik tombol NumLock

3. Sekarang Rename folder kalian, pada saat Rename, tekan & tahan Tombol ALT, lalu masukan angka 0160 kemudian lepaskan tombol ALT

4. Done ! sekarang kalian bisa membuat sebuah folder tanpa nama. Lihat gambar dibawah, folder sebelah kiri tanpa nama, dan sebelah kanan yang saya beri nama "Software182". Keren sekali bukan ? 


Lalu, bagaimana apakah cara ini pada laptop/netbook ? Jawabannya adalah BISA !. Perangkat komputer jinjing memang tidak memiliki NumPad, namun hal ini bisa diakali dengan cara :

- Tekan tombol FN+NumLock atau Shift+NumLock. Untuk menekan angka-angka 0160, gunakan tombol U, I, O, J, K, L sebagai pengganti angka NumPad yang ada di keyboard standar. 

Cara ini bisa dilakukan di Windows Vista, Windows 7, Windows 8/8.1, buat Windows XP engga tahu deh, mending tinggalkan saja Windows XP :p

Saturday, August 16, 2014

4 Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / Windows 8.1

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1


Safe Mode pada Windows biasanya digunakan untuk mendiagnosis kondisi pada Windows. Saat Windows memasuki Safe Mode, Windows hanya menggunakan sedikit driver dan hanya menggunakan driver serta servis yang penting saja. Safe Mode cocok digunakan saat Windows mengalami berbagai macam masalah seperti Installasi Driver yang error, Software yang korup/rusak, Terkena Virus atau malware, Windows tidak stabil dan permasalahan Windows lainnya.

Didalam Windows 7 hingga Windows XP, cara masuk ke Windows Safe Mode cukup mudah dan hanya perlu menekan tombol F8 atau Shift+F8 pada keyboard saat Windows belum memunculkan logo Windows. Di Windows 8 pun sebenarnya sudah ada Safe Mode, hanya saja proses booting yang terlalu cepat, cukup sulit memasuki Safe Mode di Windows 8 / 8.1. Apalagi mereka yang sudah menggunakan SSD dan Windows 8, rasanya sangat sulit untuk memasuki Safe Mode ini.

Ditutorial hari ini saya akan membagikan bagaimana cara masuk ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1. Ada 4 buah cara yang akan saya beritahu, diantaranya :

A. Menggunakan Windows System Configuration ( MSConfig.exe )

1. Tekan logo Windows + Huruf R pada Keybaord untuk membuka jendela Run.
2. Didalam Jendela Run, ketik MSConfig.exe ( huruf besar / kecil tidak masalah ) dan klik Enter untuk membuka alat System Configuration Windows.

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

3. Sekarang, pilih tab Boot, dan centang pada pilihan Safe Boot

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

4. Jika sudah klik Apply dan Restart. Dan Windows akan langung memasuki Safe Mode.

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

Note : 

- Jika kamu tidak ingin masuk ke Safe Mode lagi, cukup hilangkan centang pada pilihan Safe Mode. Langkah-langkahnya sama seperti diatas.

B. Menggunakan Tombol Shift Saat Restart

Cara kedua untuk memasuki Safe Mode pada Windows 8 / 8.1 adalah menggunakan tombol Shift. Caranya tekan dan tahan tombol Shift dan pilih perintah Restart ( bisa diakses melalui Tombol Powe di Charm Bar atau Start Screen yang letaknya dibawah  “Shut down or sign out” ).

C. Menggunakan Pilihan Advanced Startup di PC Settings

1. Buka Charms Bar dengan cara sorotkan mouse ke pojok kanan atas layar monitor dan pilih menu Settings dan lihat di pojok kanan bawah layar terdapat tulisan Change PC Settings, lalu kalian pilih menu tersebut.

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

2. Jika di Windows 8 pilih menu General dan Jika di Windows 8.1 pilih menu Update and Recovery.

3. Lihat kebawah, disitu terdapat menu Advanced Startup. Dibawah Advanced Startup terdapat pilihan Restart, tekan pilihan tersebut dan Windows akan memasuki mode Advanced Startup yang nantinya kamu bisa memilih Safe Mode.

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

D. Menggunakan Perintah Shutdown

Buka Command Prompt ( CMD ) sebagai admin dan ketik perintah dibawah ini : 

shutdown /r /o /f /t 00

Tambahan

Semua metode diatas kecuali metode nomor 1, tidak langsung memasuki Safe Mode Windows, namun memasuki opsi menu boot Windows 8. Untuk langkah selanjutnya bisa kalian lihat dibawah ini :

1. Saat memasuki pilih menu boot Windows 8, pilih Troubleshoot.

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

2. Pilih Advanced options.

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

3. Selanjutnya pergi ke Startup Settings

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

4. Lalu klik tombol Restart

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

5. Setelah reboot, nanti akan terdapat berbagai macam pilihan seperti gambar dibawah yang memiliki fungsi masing-masing. Dimana angka-angka tersebu mewakili fungsi keyboard seperti F1 atau Pilihan 1 untuk memasuki  menu Enable Debugging, F2 atau Pilihan 2 untuk memasukki Enable Boot Logging, dan seterusnya. 

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

6. Karena kita akan coba memasuki menu Safe Mode, maka akan terdapat 3 pilihan yakni F4, F5 atau F6. Saya merekomendasikan pilih F4 saja ( Enable Safe Mode ).

Jika cara-cara diatas masih kalian anggap kurang dan terlalu rumit dan kalian ingin menggunakan cara yang biasa pada Windows 7 yakni cukup menekan tombol F8. Kalian cukup membuka Command Prompt sebagai Administrator ( Command Prompt (Admin) ), lalu ketik perintah dibawah ini :

bcdedit /set {default} bootmenupolicy legacy

Perintah diatas digunakan untuk memunculkan pilihan Legacy Boot Loader pada Windows 8 / 8.1 sehingga tombol F8 bisa digunakan untuk masuk ke Safe Mode seperti pada Windows 7 ( contohnya gambar dibawah ).

[ KLIK UNTUK MEMPERBESAR GAMBAR ]

Cara Masuk Ke Safe Mode di Windows 8 / 8.1

Namun, jika kalian ingin mematikan pilihan Legacy Boot Loader dan kembali ke proses Booting Windows 8 seperti semula, cukup dengan mengetik perintah dibawah ini di dalam  Command Prompt (Admin) :

bcdedit /set {default} bootmenupolicy standard

Bagaimana ? Sangat mudah bukan ? Jadi sekarang kalian bisa memasuki menu Safe Mode di Windows 8 / 8.1 dengan mudah.

 
Display Pagerank